Masih Punya Daging Kurban? Ini Cara Menyimpannya dengan Benar agar Awet
Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Momen Idul Adha sering membuat stok daging di rumah melimpah. Tak sedikit orang akhirnya menyimpan daging kurban di kulkas atau freezer agar bisa diolah beberapa hari bahkan beberapa minggu kemudian.
Namun, penyimpanan daging tidak boleh dilakukan sembarangan. Jika salah cara, daging bisa cepat rusak, berbau, kehilangan tekstur, hingga berisiko terkontaminasi bakteri berbahaya.
Cara Menyimpan Daging Kurban
Melansir One Stop Halal, simak beberapa cara menyimpan daging kurban agar awet dan tetap segar.
1. Simpan di Kulkas untuk Menjaga Kesegaran
Pendinginan menjadi langkah penting untuk menjaga kualitas daging kurban. Suhu dingin membantu memperlambat pertumbuhan bakteri sekaligus mempertahankan rasa dan tekstur daging.
Saat menyimpan daging di kulkas, sebaiknya dipisahkan dari makanan lain untuk mencegah kontaminasi silang. Simpan di rak paling bawah atau laci khusus daging agar cairannya tidak menetes ke bahan makanan lain.
Selain itu, kebersihan kulkas perlu dijaga secara rutin. Tumpahan cairan dari daging bisa menjadi tempat berkembangnya bakteri jika tidak segera dibersihkan.
2. Bekukan Jika Ingin Disimpan Lama
Jika tidak langsung diolah, daging kurban bisa dibekukan di freezer agar lebih tahan lama. Pembekuan yang benar membantu menjaga kualitas, rasa, dan tekstur daging.
Agar lebih praktis, daging sebaiknya dibagi dalam beberapa porsi kecil sebelum dimasukkan ke freezer. Cara ini membantu proses pembekuan lebih cepat dan memudahkan saat ingin digunakan.
Jangan lupa memberi label tanggal penyimpanan agar lebih mudah mengetahui mana daging yang harus digunakan lebih dulu.
3. Pilih Kemasan yang Tepat
Pemilihan bahan kemasan sangat berpengaruh terhadap kualitas daging selama penyimpanan. Beberapa jenis kemasan yang bisa digunakan antara lain:
- Plastik pembungkus untuk mengurangi paparan udara dan kelembapan
- Kantong freezer yang lebih tebal dan tahan dingin
- Kantong vakum untuk menjaga kualitas daging lebih lama
- Aluminium foil untuk melindungi daging dari udara dan cahaya
- Wadah kedap udara berbahan food grade
Kemasan yang tepat membantu menjaga daging tetap segar sekaligus mencegah bau menyebar ke makanan lain di kulkas atau freezer.
Cara Aman Mencairkan Daging Beku
Mencairkan daging beku juga harus dilakukan dengan benar agar kualitasnya tetap terjaga dan aman dikonsumsi.
Cara paling aman adalah mencairkan daging di dalam kulkas secara perlahan. Letakkan daging beku di wadah atau nampan agar cairannya tidak menetes ke makanan lain.
Untuk jenis tertentu seperti daging iris tipis atau daging giling, daging juga bisa langsung dimasak dari kondisi beku dengan menyesuaikan waktu memasaknya.
Yang perlu diingat, daging yang sudah dicairkan sebaiknya tidak dibekukan kembali kecuali sudah dimasak terlebih dahulu. Daging yang telah dicairkan juga dianjurkan segera diolah agar tetap aman dikonsumsi.
Dengan penyimpanan yang tepat, daging kurban bisa bertahan lebih lama, tetap segar, dan aman diolah menjadi berbagai menu favorit keluarga setelah Idul Adha.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: