Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        BGN Pasang Kombinasi Auditor dan Ahli Teritorial untuk Jaga Program MBG

        BGN Pasang Kombinasi Auditor dan Ahli Teritorial untuk Jaga Program MBG Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang mengungkap alasan di balik penunjukan dua wakil kepala baru yang akan membantunya mengawal program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Indonesia.

        Menurut Nanik, komposisi pimpinan baru BGN sengaja dirancang dengan menggabungkan keahlian pengawasan keuangan dan kemampuan operasional lapangan agar program unggulan pemerintah tersebut berjalan lebih efektif.

        Baca Juga: 'Lama Dipantau Prabowo', Dua Isu di Balik Pencopotan Kepala BGN usai Lempar Wacana MBG di Arab Saudi

        Nanik memperkenalkan Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai dua figur yang dipercaya mendampingi dirinya memimpin BGN. Agustina Arumsari dipilih karena memiliki pengalaman panjang sebagai auditor negara.

        Nanik menjelaskan bahwa Agustina menghabiskan sekitar 34 tahun kariernya di lingkungan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), sehingga dinilai memiliki kapasitas kuat dalam memperkuat tata kelola dan pengawasan anggaran.

        Kehadiran Agustina menjadi penting di tengah meningkatnya sorotan terhadap pengelolaan anggaran program MBG yang bernilai ratusan triliun rupiah.

        Sementara itu, Mayjen TNI Trenggono dipercaya karena memiliki pengalaman teritorial yang dianggap sangat dibutuhkan untuk memperluas jangkauan program hingga wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

        Menurut Nanik, tantangan terbesar program MBG bukan hanya soal penyediaan makanan bergizi, tetapi juga memastikan distribusi dan pelaksanaannya berjalan efektif di daerah-daerah yang sulit dijangkau.

        “Beliau sebelumnya adalah Wakil Direktur Utama PT Agri Nas Pangan Nusantara. Kenapa ada militer? Nanti kaitannya dengan program 3T. Di mana kami membutuhkan ahli teritorial di situ,” ujar Nanik.

        Kombinasi kedua figur tersebut dinilai mencerminkan arah baru BGN pasca-perombakan pimpinan yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto.

        Jika Agustina diharapkan menjadi penjaga akuntabilitas keuangan, maka Trenggono diposisikan sebagai motor penggerak implementasi program di lapangan.

        BGN meyakini perpaduan keahlian keduanya akan memperkuat pelaksanaan MBG sekaligus menjawab berbagai tantangan yang muncul dalam pengelolaan program gizi nasional.

        Penunjukan keduanya juga menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat fondasi kelembagaan BGN setelah pergantian pimpinan yang dilakukan awal pekan ini.

        Baca Juga: 'Ada Alasan untuk Semua,' Amerika Akui Lakukan Serangan Meski Ada Gencata Senjata dengan Iran

        Dengan formasi baru tersebut, BGN berharap dapat mempercepat konsolidasi internal sekaligus memastikan program MBG tetap berjalan optimal dan tepat sasaran di seluruh wilayah Indonesia.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: