Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        BGN Tempatkan Mantan Auditor 34 Tahun di Kursi Pimpinan, Tak Ingin Ada 'Dadan Hindayana' Baru di MBG

        BGN Tempatkan Mantan Auditor 34 Tahun di Kursi Pimpinan, Tak Ingin Ada 'Dadan Hindayana' Baru di MBG Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang mengungkap alasan di balik penunjukan Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN. Di tengah sorotan terhadap tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG), BGN kini menempatkan sosok auditor senior untuk memperkuat pengawasan anggaran negara.

        Nanik menjelaskan bahwa Agustina dipilih bukan tanpa alasan. Pengalaman panjang selama 34 tahun sebagai auditor di lingkungan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menjadi modal utama yang dibutuhkan BGN saat ini.

        Baca Juga: 'Lama Dipantau Prabowo', Dua Isu di Balik Pencopotan Kepala BGN usai Lempar Wacana MBG di Arab Saudi

        Menurut Nanik, Agustina mendapat tugas khusus untuk memastikan pengelolaan keuangan lembaga berjalan sesuai aturan dan terhindar dari penyimpangan.

        “Agustina Arumsari merupakan mantan auditor BPKP dengan pengalaman 34 tahun yang akan mengawasi tata kelola keuangan negara di BGN,” ujar Nanik, dikutip Jumat (5/6).

        Penunjukan tersebut menjadi perhatian karena dilakukan hanya beberapa hari setelah pergantian besar di pucuk pimpinan BGN.

        Pemerintah sebelumnya mencopot Kepala BGN Dadan Hindayana beserta dua wakilnya setelah melakukan evaluasi terhadap kinerja lembaga. Tak lama setelah pencopotan itu, Kejaksaan Agung menetapkan Dadan dan dua mantan wakil kepala sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG.

        Situasi tersebut membuat aspek pengawasan anggaran menjadi salah satu fokus utama pimpinan baru BGN.

        Dengan nilai anggaran program MBG yang mencapai ratusan triliun rupiah, pemerintah dinilai membutuhkan figur yang memahami secara mendalam mekanisme audit, pengawasan, dan pengendalian risiko.

        Penempatan Agustina di jajaran pimpinan BGN pun dipandang sebagai langkah untuk memperkuat sistem pengawasan internal sekaligus memulihkan kepercayaan publik terhadap pelaksanaan program unggulan pemerintah tersebut.

        Baca Juga: Kewenangan Trump Akan Dipangkas, Kongres Amerika Muak dengan Kekacauan Perang Iran: Sudah Cukup!

        Nanik menegaskan bahwa kombinasi keahlian yang dibangun dalam struktur baru BGN memang dirancang untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi lembaga, termasuk dalam aspek akuntabilitas dan transparansi penggunaan anggaran.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: