- Home
- /
- New Economy
- /
- Energi
PLN EPI Gandeng ITERA Kembangkan Kaliandra dan Sorgum untuk Biomassa hingga Hidrogen Hijau
Kredit Foto: PLN EPI
PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) memperkuat pengembangan ekosistem bioenergi nasional melalui kolaborasi riset tanaman energi kaliandra dan sorgum bersama PT PLN Pusat Penelitian dan Pengembangan Ketenagalistrikan (Puslitbang) dan Institut Teknologi Sumatera (ITERA).
Kerja sama ini diarahkan untuk mendukung pasokan biomassa bagi program co-firing pembangkit listrik sekaligus membuka peluang pengembangan hidrogen hijau berbasis biomassa.
Kolaborasi tersebut ditandai dengan pelaksanaan Kick Off Meeting penelitian bertajuk Pengembangan Tanaman Energi Kaliandra dan Sorgum sebagai Umpan Co-Firing dan Umpan Produksi Hidrogen melalui Proses Gasifikasi di ITERA guna Mencapai Bauran Energi Baru Terbarukan Nasional yang berlangsung di Kampus ITERA, Bandar Lampung.
Direktur Biomassa PLN EPI, Hokkop Situngkir, mengatakan pengembangan tanaman energi menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pasokan biomassa nasional di tengah meningkatnya kebutuhan energi rendah karbon.
“Ke depan kebutuhan biomassa akan terus meningkat seiring perluasan implementasi co-firing dan pengembangan bioenergi nasional. Karena itu, PLN EPI tidak hanya membangun rantai pasok biomassa, tetapi juga mendorong pengembangan riset dan inovasi agar sumber energi berbasis hayati dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan,” ujar Hokkop dalam keterangannya, Jumat (5/6/2026).
Menurutnya, kaliandra dan sorgum memiliki prospek yang menjanjikan karena dapat tumbuh di lahan marginal, memiliki produktivitas tinggi, serta berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber biomassa maupun bahan baku produksi hidrogen hijau.
“Bioenergi tidak hanya berperan dalam menurunkan emisi, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi baru bagi masyarakat. Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan bahwa pengembangan biomassa di Indonesia didukung oleh riset yang kuat, teknologi yang tepat, dan model bisnis yang berkelanjutan,” tambahnya.
General Manager PLN Puslitbang Mochamad Soleh menilai sinergi antara industri dan perguruan tinggi menjadi faktor penting untuk menghasilkan inovasi yang dapat diterapkan secara langsung dalam sektor energi nasional.
“PLN terus mendorong riset terapan yang mampu menjawab kebutuhan energi masa depan. Pengembangan tanaman energi seperti kaliandra dan sorgum diharapkan dapat menghasilkan model pemanfaatan biomassa yang lebih efisien, baik untuk kebutuhan co-firing maupun pengembangan energi hijau lainnya,” ujar Soleh.
Sementara itu, Rektor ITERA Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha mengatakan kolaborasi tersebut menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan energi terbarukan dan pembangunan berkelanjutan.
“ITERA berkomitmen menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat. Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat menghasilkan teknologi dan model pengembangan tanaman energi yang mampu memberikan manfaat nyata bagi pengembangan energi terbarukan Indonesia,” kata Nyoman.
Baca Juga: Sekam Padi Jadi Energi, PLN EPI Perkuat Cofiring PLTU Indramayu
Baca Juga: PLN EPI Gandeng Sorbu Agro Garap Bioenergi Sorgum di Gorontalo
Penelitian yang dijalankan mencakup pengembangan budidaya tanaman energi, analisis karakteristik biomassa, kajian pemanfaatan untuk program co-firing pembangkit listrik, hingga pengembangan hidrogen hijau melalui proses gasifikasi. Hasil riset tersebut diharapkan tidak hanya mendukung ketahanan energi nasional, tetapi juga menciptakan nilai tambah bagi sektor pertanian, kehutanan, dan perekonomian masyarakat.
Sebagai subholding energi primer PLN, PLN EPI terus memperluas pengembangan biomassa sebagai bagian dari strategi transisi energi nasional. Selain mendukung pengurangan emisi karbon melalui implementasi co-firing di sejumlah PLTU, pengembangan bioenergi juga diarahkan untuk membangun ekosistem ekonomi hijau yang melibatkan akademisi, industri, petani, dan masyarakat. Kolaborasi dengan PLN Puslitbang dan ITERA diharapkan menjadi pijakan penting dalam pengembangan biomassa dan hidrogen hijau sebagai sumber energi masa depan Indonesia.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Dwi Aditya Putra