Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Istana Singgung Aksi Spekulan di Tengah Tekanan Rupiah dan IHSG

        Istana Singgung Aksi Spekulan di Tengah Tekanan Rupiah dan IHSG Kredit Foto: BPMI Setpres
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyinggung adanya aktivitas spekulatif yang berpotensi memengaruhi pergerakan pasar keuangan domestik. Tindakan sejumlah pelaku yang mencari keuntungan jangka pendek dinilai turut memberi tekanan terhadap stabilitas makro.

        Aksi nakal para spekulan tersebut terkadang berdampak negatif pada nilai tukar rupiah. Selain itu pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG juga ikut terganggu akibat aktivitas tersebut.

        “Kadang-kadang kan banyak juga yang mohon maaf ya ada nakal-nakalnya,” ujar Prasetyo di Kompleks DPR RI pada hari Sabtu tanggal 6 Juni 2026. Dirinya menyayangkan tindakan sepihak yang kurang disadari telah memberi pengaruh buruk terhadap pasar saham.

        Di sisi lain Prasetyo menilai komunikasi Bank Indonesia kepada pelaku pasar sudah berjalan berkelanjutan. Namun munculnya kritik terhadap efektivitas komunikasi dalam situasi penuh tekanan merupakan hal wajar.

        Pemerintah memandang evaluasi dari publik perlu dijadikan sebagai bahan perbaikan kinerja ke depan. “Makanya tidak menjadi masalah, justru itu mari harus kita perbaiki sebagai sebuah masukan,” kata Prasetyo.

        Mensesneg menganggap kritik konstruktif tersebut sebagai bagian dari proses menyempurnakan kebijakan otoritas moneter. Ia mengakui bahwa tidak ada kebijakan maupun institusi yang dapat berjalan secara sempurna.

        Setiap masukan dari masyarakat perlu dipandang sebagai bagian dari upaya perbaikan bersama. Ekonomi nasional tidak dapat berdiri sendiri tanpa adanya dukungan dari berbagai sektor terkait.

        Prasetyo menekankan bahwa stabilitas ekonomi nasional merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. Setiap perkembangan ekonomi akan berdampak luas karena seluruh masyarakat berada dalam sistem yang terhubung.

        Baca Juga: Ekonom: Pelemahan Rupiah Akibat Guncangan Global, Bukan Krisis Domestik

        Semua sektor dituntut untuk terus menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya demi menjaga momentum pertumbuhan. Pemerintah juga mengajak para pelaku pasar modal untuk ikut serta menjaga stabilitas sektor keuangan.

        Sinergi yang kuat diharapkan mampu menangkal sentimen negatif di dalam bursa saham. “Termasuk ya misalnya dalam hal bursa begitu ya, banyak juga yang kemudian kita minta juga untuk tetap ikut menjaga,” pungkasnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Christian Andy
        Editor: Christian Andy

        Bagikan Artikel: