Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Grab resmi menjadi pemegang saham pengendali PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) setelah meningkatkan kepemilikan sahamnya hingga melampaui 50%. Langkah tersebut memperkuat posisi Grab di sektor jasa keuangan digital Indonesia dan membuka peluang integrasi yang lebih luas antara layanan perbankan dengan ekosistem digital perusahaan.
Peningkatan kepemilikan dilakukan melalui serangkaian transaksi internal dalam grup Grab, termasuk pembelian saham oleh A5-DB Holdings dan GXS Pte. Ltd. pada Mei 2026. Transaksi tersebut membuat Grab menguasai lebih dari separuh saham Superbank dan menjadi pemegang saham mayoritas perseroan.
Presiden Direktur Superbank Tigor M. Siahaan mengatakan masuknya Grab sebagai pemegang saham mayoritas akan memperkuat pengembangan layanan perbankan digital yang terintegrasi dengan ekosistem teknologi dan pembayaran digital.
“Dukungan dari ekosistem Grab memungkinkan kami menghadirkan layanan perbankan yang lebih relevan, mudah diakses, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” kata Tigor dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (9/6/2026).
Menurut dia, perseroan akan memanfaatkan sinergi ekosistem untuk memperluas akses layanan keuangan, khususnya pembiayaan digital bagi masyarakat yang selama ini belum terlayani secara optimal oleh sektor perbankan.
“Ke depan, kami akan terus memperkuat inovasi produk, memperluas akses pembiayaan yang bertanggung jawab, serta menghadirkan pengalaman perbankan digital yang semakin seamless bagi jutaan masyarakat Indonesia,” ujarnya.
Baca Juga: Grab Bantah Rumor Hengkang dari Indonesia
Baca Juga: Saham Superbank (SUPA) Kembali Masuk Keranjang Investasi Grab
Di tengah perubahan struktur kepemilikan tersebut, Superbank mencatat pertumbuhan bisnis yang cukup agresif. Hingga April 2026, penyaluran kredit perseroan meningkat 55% secara tahunan (year-on-year/yoy).
Pertumbuhan kredit tersebut ditopang oleh integrasi yang semakin erat dengan ekosistem Grab dan OVO, terutama melalui produk pinjaman digital yang terhubung langsung dengan aplikasi.
Salah satu kontributor utama berasal dari produk Pinjaman Atur Sendiri yang tersedia di platform Grab dan OVO. Produk tersebut memungkinkan pengguna mengakses pembiayaan secara digital tanpa harus datang ke kantor cabang.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Annisa Nurfitri