Kredit Foto: Istimewa
Pemerintah membuka peluang terjadinya penyesuaian anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2026. Potensi penurunan kebutuhan anggaran itu akan bergantung pada hasil perbaikan tata kelola di Badan Gizi Nasional (BGN) serta proses validasi data penerima manfaat.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, pemerintah masih melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG. Menurutnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah menyampaikan adanya kemungkinan penurunan kebutuhan anggaran setelah sejumlah proses pembenahan di BGN rampung.
"Kalau pertanyaannya berkenaan dengan anggaran MBG, Menteri Keuangan juga sudah menyampaikan bahwa ada kemungkinan setelah proses perbaikan di manajemen atau di pimpinan Badan Gizi Nasional dan setelah ada proses validasi data, ada kemungkinan akan terjadi penurunan kebutuhan anggaran MBG," ujar Prasetyo di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (21/7/2026).
Baca Juga: Purbaya Bakal Temui Kepala BGN Bahas Penyesuaian Anggaran MBG
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan akan bertemu dengan Kepala Badan Gizi Nasional dalam waktu dekat untuk membahas strategi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis hingga akhir tahun 2026.
Menurut Purbaya, pertemuan tersebut diperlukan untuk memastikan arah kebijakan pelaksanaan program sekaligus menghitung kembali kebutuhan pembiayaan yang diperlukan.
"Saya mau ketemu Ketua MBG seminggu-minggu ini, mau lihat seperti apa akhirnya strateginya dia untuk tahun ini," kata Purbaya di Istana Negara, Senin (20/7/2026).
Ia mengakui pemerintah mengarah pada penyesuaian alokasi anggaran APBN untuk Program MBG tahun ini.
"Tapi yang jelas kemungkinan ada penurunan," ujarnya.
Baca Juga: Stop MBG? Teddy Tantang: Sekalian Hapus Bansos dan Subsidi!
Meski demikian, Purbaya belum mengungkapkan besaran penyesuaian anggaran yang akan dilakukan. Ia mengatakan kepastian mengenai nilai anggaran baru masih menunggu hasil pembahasan bersama Badan Gizi Nasional.
"(Soal jumlah anggaran yang dipangkas) Ditanya ke Ketua MBG (Kepala BGN) deh," katanya.
Pemerintah saat ini masih melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Program MBG, termasuk penyempurnaan tata kelola dan validasi data penerima manfaat. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan kebutuhan anggaran program hingga akhir tahun.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Istihanah
Editor: Istihanah