Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Kalahkan BYD, Jaecoo Pimpin Penjualan Mobil China pada Mei 2026

        Kalahkan BYD, Jaecoo Pimpin Penjualan Mobil China pada Mei 2026 Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Persaingan merek mobil asal China di Indonesia semakin menarik. Pada Mei 2026, Jaecoo berhasil mencatatkan diri sebagai merek China dengan penjualan tertinggi, mengungguli BYD yang selama beberapa bulan terakhir menjadi salah satu pemain dominan di segmen kendaraan elektrifikasi.

        Berdasarkan data penjualan retail atau distribusi dari dealer ke konsumen, Jaecoo membukukan penjualan sebanyak 3.000 unit sepanjang Mei 2026. Capaian tersebut menempatkan merek pendatang baru itu di posisi keenam daftar merek mobil terlaris nasional.

        Di bawah Jaecoo, BYD mencatatkan penjualan retail sebanyak 2.892 unit dan berada di posisi ketujuh. Sementara Geely menempati urutan kesepuluh dengan penjualan 2.005 unit.

        Keberhasilan Jaecoo menjadi pemimpin penjualan merek China terbilang menarik mengingat merek tersebut relatif baru beroperasi di Indonesia. Namun dalam waktu singkat, Jaecoo mampu menembus jajaran merek dengan volume penjualan terbesar di pasar domestik.

        Tidak hanya unggul pada penjualan retail, Jaecoo juga menjadi merek China dengan distribusi wholesales terbesar pada Mei 2026. Penjualan dari pabrikan ke dealer tercatat mencapai 3.000 unit, lebih tinggi dibandingkan Geely yang membukukan 1.710 unit.

        Baca Juga: Sebanyak 33 Mobil Listrik Jaecoo E5 Hangus Terbakar di Pelabuhan

        Baca Juga: BYD Makin Dekat dengan F1, Apakah Teknologi Mesinnya Cocok?

        Secara keseluruhan, pasar otomotif Indonesia memang mengalami perlambatan pada Mei 2026. Penjualan wholesales nasional tercatat sebanyak 69.219 unit atau turun 14,3 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Sementara retail sales mencapai 71.890 unit, turun 5,1 persen secara bulanan.

        Meski demikian, persaingan di antara merek-merek China justru semakin ketat. Keberhasilan Jaecoo melampaui BYD menunjukkan bahwa pasar Indonesia tidak hanya memberikan ruang bagi kendaraan listrik, tetapi juga bagi model SUV bermesin konvensional dan hybrid yang menjadi andalan merek tersebut.

        Sementara itu, Toyota masih mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar otomotif nasional dengan penjualan retail 21.379 unit dan wholesales 24.846 unit pada Mei 2026.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ilham Nurul Karim
        Editor: Fajar Sulaiman

        Bagikan Artikel: