Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Elon Musk Targetkan Pendapatan SpaceX Tembus US$1 Triliun

        Elon Musk Targetkan Pendapatan SpaceX Tembus US$1 Triliun Kredit Foto: Instagram/Elon Musk
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Elon Musk kembali memasang target ambisius untuk SpaceX. Hanya dua hari setelah perusahaan antariksa tersebut melantai di bursa saham Amerika Serikat dengan valuasi lebih dari US$2 triliun, Musk memproyeksikan pendapatan SpaceX dapat menembus US$1 triliun per tahun pada 2031.

        Pernyataan tersebut disampaikan Musk melalui akun media sosial X pada Minggu (14/6/2026). Menanggapi unggahan jurnalis dan komentator keuangan Jon Erlichman, Musk mengaku akan terkejut apabila pendapatan SpaceX tidak melampaui US$1 triliun pada 2031.

        "Dan aku akan terkejut jika pendapatan SpaceX tidak melampaui US$1 triliun di 2031," tulis Musk.

        Pernyataan itu muncul di tengah sorotan pasar terhadap SpaceX yang baru saja mencatatkan saham perdana (initial public offering/IPO) dengan valuasi lebih dari US$2 triliun, menjadikannya perusahaan publik terbesar keenam di Amerika Serikat.

        Kesuksesan IPO tersebut juga semakin memperkuat posisi Musk sebagai orang pertama di dunia yang memiliki kekayaan lebih dari US$1 triliun berkat kepemilikannya di SpaceX dan Tesla.

        Meski demikian, target pendapatan yang disampaikan Musk jauh melampaui proyeksi sejumlah analis Wall Street. Goldman Sachs memperkirakan pendapatan SpaceX akan melampaui US$470 miliar pada 2030, sedangkan Morgan Stanley memproyeksikan pendapatan perusahaan mendekati US$330 miliar pada periode yang sama.

        Perbedaan proyeksi tersebut mencerminkan optimisme tinggi Musk terhadap potensi pertumbuhan bisnis SpaceX yang kini tidak hanya bertumpu pada layanan peluncuran roket, tetapi juga bisnis internet satelit Starlink, pengembangan infrastruktur luar angkasa, pusat data di orbit, hingga teknologi kecerdasan buatan (AI).

        Dari sisi kinerja keuangan, SpaceX masih menghadapi tantangan dalam meningkatkan profitabilitas. Pendapatan perusahaan tercatat meningkat menjadi US$18,67 miliar pada 2025, naik dari US$14,02 miliar pada 2024.

        Baca Juga: Saham SpaceX Melonjak 19%, Kekayaan Elon Musk Tembus US$1,1 Triliun

        Baca Juga: IPO SpaceX, OpenAI, dan Anthropic Berpotensi Sedot Likuiditas Pasar Kripto

        Namun, di tengah pertumbuhan pendapatan tersebut, SpaceX membukukan rugi bersih sebesar US$4,94 miliar pada 2025. Kondisi itu berbanding terbalik dengan 2024 ketika perusahaan masih mencatat laba bersih sekitar US$791 juta.

        Situasi tersebut membuat sebagian analis tetap berhati-hati dalam menilai prospek jangka panjang SpaceX. Meski valuasi perusahaan telah sejajar dengan sejumlah raksasa teknologi dunia, pendapatan dan profitabilitasnya masih berada di bawah perusahaan-perusahaan besar dengan nilai pasar serupa.

        Meski begitu, pasar tampaknya tetap menaruh kepercayaan tinggi terhadap kemampuan SpaceX memperluas bisnisnya di sektor antariksa, telekomunikasi satelit, dan teknologi masa depan yang dipandang memiliki potensi pertumbuhan sangat besar dalam dekade mendatang.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
        Editor: Annisa Nurfitri

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: