Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Bisa Pantau Biaya Listrik Secara Real-Time, Ini Keunggulan AC Pintar Panasonic HU-CKJ Series

        Bisa Pantau Biaya Listrik Secara Real-Time, Ini Keunggulan AC Pintar Panasonic HU-CKJ Series Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Panasonic Indonesia memperkenalkan AC Premium Inverter terbaru, HU-CKJ Series, dalam ajang Pekan Raya Jakarta 2026 yang digelar di JIExpo Kemayoran. Peluncuran ini menjadi bagian dari inisiatif “Care for Your Healthy Air” yang menitikberatkan pada kualitas udara, efisiensi energi, dan konektivitas digital.

        HU-CKJ Series dibekali teknologi Inverter dan fitur AI ECO yang mampu menyesuaikan kinerja AC secara otomatis berdasarkan kondisi ruangan, mulai dari intensitas cahaya matahari, jumlah penghuni, hingga suhu ruangan. Perusahaan mengklaim fitur tersebut dapat menghemat konsumsi energi hingga 20 persen dibandingkan mode normal.

        Efisiensi tersebut diperkirakan dapat mengurangi biaya listrik sekitar Rp2.000 per hari. Jika digunakan secara konsisten, penghematan itu setara dengan sekitar Rp60.000 per bulan atau lebih dari Rp700.000 per tahun.

        Selain itu, pembaruan aplikasi Comfort Cloud memungkinkan pengguna memantau estimasi konsumsi energi dan biaya listrik secara real-time melalui ponsel pintar. Pengguna juga dapat menetapkan target pengeluaran bulanan dan menyesuaikan tarif listrik berdasarkan golongan pelanggan.

        Fitur tersebut dinilai relevan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap perangkat rumah tangga yang tidak hanya menawarkan kenyamanan, tetapi juga membantu mengelola pengeluaran secara lebih efisien.

        “Banyak orang tidak menyadari betapa besar pengaruh kualitas udara di dalam rumah terhadap kenyamanan dan kesehatan sehari-hari. Melalui HU-CKJ Series, kami ingin menghadirkan pilihan bagi keluarga Indonesia yang ingin rumahnya terasa lebih nyaman, bukan hanya lebih sejuk, tetapi juga lebih sehat dan lebih efisien,” ujar Arif Gobel dalam keterangan resminya.

        Dari sisi teknologi, HU-CKJ Series menggabungkan sejumlah fitur yang berfokus pada kualitas udara dalam ruangan. AC ini menggunakan teknologi nanoe X Generator Mark 3 dan nanoe-G untuk membantu memurnikan udara.

        Pengguna juga dapat memantau kondisi udara melalui Clean Air Indicator yang menampilkan kualitas udara secara real-time dalam tiga kategori, yakni buruk, cukup, dan baik.

        Fitur Inside Cleaning dirancang untuk membantu menghambat pertumbuhan jamur, bakteri, dan virus pada filter, evaporator, serta saluran udara.

        Untuk mendukung kenyamanan, Panasonic menyematkan teknologi AeroWings yang mampu mendistribusikan udara dingin hingga jarak 15 meter. Sementara itu, fitur iAutoX dan Humidity Sensor bekerja menjaga suhu dan kelembapan ruangan tetap optimal.

        General Manager RAC PT Panasonic Gobel Indonesia, Lenka Peruba, mengatakan konsumen kini semakin mempertimbangkan aspek kesehatan, kemudahan penggunaan, dan biaya operasional saat memilih perangkat elektronik rumah tangga.

        Baca Juga: Wajib KTP Jakarta dan Masuk Desil 1-5, Ini Syarat Lowongan Padat Karya di 4 Dinas Pemprov DKI

        “Kami memahami bahwa kebutuhan pengguna tidak berhenti pada pendinginan ruangan saja. Mereka juga memikirkan kesehatan udara yang dihirup, kemudahan kontrol, dan tagihan listrik di akhir bulan,” kata Lenka.

        Melalui peluncuran HU-CKJ Series, Panasonic menargetkan peningkatan nilai tambah di pasar pendingin udara premium yang semakin kompetitif, seiring meningkatnya permintaan konsumen terhadap perangkat hemat energi dan terhubung dengan ekosistem digital rumah pintar.

        Selama penyelenggaraan PRJ 2026, pengunjung dapat mencoba langsung fitur nanoe X, Clean Air Indicator, dan Comfort Cloud di booth Panasonic, termasuk pengalaman mengendalikan AC melalui aplikasi seluler.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Amry Nur Hidayat

        Bagikan Artikel: