- Home
- /
- Government
- /
- Government
'Saya Sadar Banyak Minusnya', Gibran Akui Senang Mahasiswa Kritisi Pemerintah
Kredit Foto: Istimewa
Aksi demonstrasi yang digelar sejumlah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan organisasi mahasiswa beberapa hari lalu rupanya mendapat perhatian langsung dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Alih-alih merespons dengan nada keras, Gibran justru menyebut aksi tersebut sebagai bentuk kritik yang dibutuhkan pemerintah.
Hal itu disampaikan Gibran saat menerima 15 perwakilan mahasiswa dari Universitas Bung Karno dan Universitas Mohammad Husni Thamrin Jakarta di Istana Wakil Presiden. Momen pertemuan tersebut turut diunggah melalui akun Instagram resmi @setwapres.ri.
Menurut Gibran, mahasiswa memiliki peran penting dalam memberikan evaluasi terhadap berbagai kebijakan pemerintah. Ia bahkan mengaku senang melihat generasi muda tetap kritis dan aktif menyampaikan aspirasi.
"Saya senang ini mahasiswa kritis, ikut mengevaluasi, ikut memberikan saran," kata Gibran.
Dalam pertemuan itu, putra sulung Presiden ke-7 RI Joko Widodo tersebut juga mengakui masih banyak kekurangan dalam pelaksanaan berbagai program pemerintah. Karena itu, ia menilai masukan dari mahasiswa menjadi bahan penting untuk melakukan perbaikan.
Baca Juga: 'Jokowi Tahu Kondisi Terakhir Gibran', Tak Jagokan Jadi Presiden di 2029
"Saya sadar bahwa masih banyak minus-minusnya, kekurangannya banyak, dan ini yang harus kita perbaiki bersama, makanya ini saya terima kasih sekali untuk masukan-masukan," ujar Gibran.
Tak hanya menerima aspirasi, Gibran juga berjanji akan terus membuka ruang dialog dengan masyarakat, termasuk kalangan mahasiswa. Ia memastikan kritik dan saran yang disampaikan tidak akan diabaikan.
Sikap terbuka tersebut mendapat respons positif dari perwakilan mahasiswa yang hadir. Salah satu mahasiswa mengungkapkan apresiasinya karena Gibran bersedia mendengar langsung tuntutan yang mereka bawa dan berjanji menyampaikannya kepada Presiden Prabowo Subianto.
"Dari pihak-pihak Pak Wapres sangat baik, dia mencatat hasil dari tuntutan-tuntutan kami. Bapak wapres jangan sampai ada tertutup ruang-ruang begini, terus buka," ungkap mahasiswa.
Sebelumnya, demonstrasi 'Menuju Indonesia Bangkrut' sempat menjadi sorotan publik setelah mahasiswa turun ke jalan membawa lima tuntutan utama kepada pemerintah.
Baca Juga: Ditenggat 5x24 Jam oleh Mahasiswa, Wapres Gibran Janji Bawa 6 Tuntutan ke Presiden Prabowo
Dalam aksi tersebut, massa mendesak pemerintah untuk menghentikan pemborosan APBN, menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM, menghentikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, menghentikan militerisme di ranah sipil, hingga meminta pemerintah mengakui kesalahan dan berhenti mengelak.
Pertemuan antara Gibran dan para mahasiswa ini pun menjadi sinyal bahwa pemerintah membuka ruang komunikasi terhadap berbagai kritik yang berkembang di tengah masyarakat.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: