Kredit Foto: Istihanah
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memutuskan untuk tidak menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Peringatan 35 Tahun ASEAN-Rusia yang berlangsung di Kazan, Rusia, pada 17–19 Juni 2026. Keputusan tersebut diambil karena Presiden memilih untuk memprioritaskan sejumlah agenda dan pekerjaan yang masih perlu diselesaikan di dalam negeri.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan, Presiden memiliki pertimbangan khusus untuk tidak melakukan kunjungan ke Rusia pada kesempatan tersebut.
"Yang pertama tentu beliau memiliki pertimbangan tersendiri karena memang masih banyak hal yang beliau ingin fokus untuk diselesaikan di dalam negeri," ujar Prasetyo Hadi.
Menurut Prasetyo, keputusan tersebut juga mempertimbangkan berbagai pembahasan yang telah dilakukan Presiden Prabowo bersama para pemimpin negara ASEAN dalam sejumlah pertemuan sebelumnya, termasuk saat menghadiri forum para pemimpin ASEAN di Filipina beberapa waktu lalu.
"Yang kedua juga dengan para pimpinan tinggi di negara-negara ASEAN beberapa waktu yang lalu beliau menghadiri di Filipina. Banyak juga yang sudah didiskusikan," katanya.
Prasetyo menegaskan bahwa ketidakhadiran Presiden dalam KTT ASEAN-Rusia tidak akan memengaruhi hubungan bilateral Indonesia dengan Rusia. Ia mengingatkan bahwa Presiden Prabowo belum lama ini telah melakukan pertemuan dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin, dan membahas berbagai agenda kerja sama strategis antara kedua negara.
Dalam pertemuan tersebut, kata Prasetyo, kedua pemimpin negara telah mencapai sejumlah komitmen kerja sama yang saat ini mulai ditindaklanjuti oleh jajaran teknis masing-masing.
"Termasuk kalau berkenaan dengan hubungan bilateral dengan negara sahabat, terutama Rusia, beberapa waktu yang lalu beliau juga sudah bertemu dengan Presiden Putin dan membicarakan banyak hal. Dari beberapa komitmen kerja sama juga sudah ada yang ditindaklanjuti secara teknis," ujarnya.
Baca Juga: Perkuat Ekosistem Digital Regional, Komdigi dan ASEAN Foundation Teken Kerja Sama AI Ready ASEAN
KTT Peringatan 35 Tahun ASEAN-Rusia di Kazan merupakan forum yang digelar untuk memperingati 35 tahun hubungan kemitraan ASEAN dan Rusia. Pertemuan tersebut menjadi wadah pembahasan berbagai isu strategis, mulai dari ekonomi, perdagangan, energi, hingga kerja sama kawasan dan global.
Meski Presiden Prabowo tidak hadir secara langsung, pemerintah memastikan hubungan Indonesia dengan Rusia tetap berjalan baik melalui berbagai kerja sama yang telah disepakati dan sedang dalam tahap implementasi.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Istihanah
Editor: Istihanah
Tag Terkait: