Kredit Foto: Mochamad Ali Topan
PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) mempercepat pelaksanaan Program Bongkar Ratoon Tebu sebagai bagian dari upaya meningkatkan produktivitas lahan dan mendukung target swasembada gula nasional. Langkah tersebut ditandai dengan pelaksanaan Panen dan Tanam Tebu Serentak di Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Program bongkar ratoon dilakukan melalui peremajaan tanaman tebu yang produktivitasnya mulai menurun. Melalui program tersebut, pemerintah bersama pelaku industri gula menargetkan peningkatan hasil panen, kualitas bahan baku, serta efisiensi usaha tani tebu.
Kegiatan tersebut melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), serta petani tebu sebagai bagian dari penguatan sektor pergulaan nasional.
Selain peremajaan tanaman, program juga didukung penggunaan benih unggul dan penerapan praktik budidaya yang lebih baik guna meningkatkan produktivitas lahan secara berkelanjutan.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengatakan Jawa Timur memiliki peran strategis sebagai salah satu sentra produksi gula terbesar di Indonesia sehingga peningkatan produktivitas tebu menjadi agenda penting bagi seluruh pemangku kepentingan.
“Jawa Timur merupakan salah satu tulang punggung produksi gula nasional. Program bongkar ratoon yang dilaksanakan ini merupakan langkah nyata untuk memperkuat sektor pergulaan melalui peremajaan tanaman, penggunaan benih unggul, dan penerapan budi daya yang lebih baik.”
“Saya berharap kolaborasi antara pemerintah, PT SGN, dan petani dapat mempercepat terwujudnya swasembada gula sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar Khofifah.
Direktur Operasional PT Sinergi Gula Nusantara, Kuntoro Boga Andri, mengatakan keberhasilan program bongkar ratoon sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan petani.
Sebagai bagian dari PTPN Group, SGN terus mendorong peningkatan produktivitas melalui pendampingan budidaya, penyediaan benih unggul, penguatan kemitraan petani, hingga penerapan mekanisasi pertanian.
Baca Juga: Swasembada Gula 2028 Dikebut, SGN Percepat Penyerapan Tebu Petani
Baca Juga: APTRI Usulkan HPP Gula Rp 16.875 Per Kilogram Imbas Kenaikan Harga Pupuk
“Panen dan tanam tebu serentak ini merupakan bagian dari upaya PT SGN memperkuat produktivitas lahan, meningkatkan kualitas bahan baku, dan mendukung target swasembada gula nasional. Sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan petani menjadi fondasi utama membangun industri gula yang lebih kuat dan berdaya saing,” kata Kuntoro.
Program bongkar ratoon menjadi salah satu strategi transformasi sektor pergulaan nasional untuk meningkatkan produksi gula dalam negeri di tengah kebutuhan konsumsi yang terus meningkat.
Selain meningkatkan produktivitas lahan dan kualitas hasil panen, program tersebut juga diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan nasional, meningkatkan pendapatan petani tebu, serta mendorong modernisasi industri gula melalui penerapan teknologi dan praktik budidaya yang lebih efisien.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Mochamad Ali Topan
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: