Kredit Foto: Sufri Yuliardi
PT FWD Insurance Indonesia memperkuat tata kelola perusahaan dan manajemen risiko melalui penunjukan Andri Hasian sebagai Direktur Kepatuhan serta Junaidi Amin sebagai Chief of Risk. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan sekaligus memastikan seluruh aktivitas perusahaan berjalan sesuai regulasi dan berorientasi pada kebutuhan nasabah.
Direktur Utama FWD Insurance, Jeffrey Woo, mengatakan penguatan organisasi menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan bisnis sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah.
“Seiring dengan dinamika industri dan kebutuhan untuk terus menghadirkan solusi perlindungan yang relevan bagi nasabah, FWD Insurance memperkuat struktur dan kapabilitas organisasinya, khususnya pada fungsi tata kelola, kepatuhan, dan manajemen risiko. Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap solusi perlindungan yang kami hadirkan tidak hanya transparan dan bertanggung jawab bagi nasabah, tetapi juga sesuai dengan peraturan yang berlaku,” kata Jeffrey dalam keterangan tertulis, Senin (22/6/2026).
Penunjukan Junaidi Amin sebagai Chief of Risk diharapkan semakin memperkuat fungsi manajemen risiko perusahaan. Junaidi memiliki pengalaman lebih dari tiga dekade di industri keuangan, khususnya di bidang aktuaria, manajemen risiko, dan konsultasi jasa keuangan, baik di tingkat regional maupun internasional.
Sementara itu, Andri Hasian dipercaya memimpin fungsi kepatuhan perusahaan. Ia memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun di industri keuangan, terutama dalam bidang kepatuhan dan audit internal. Sebelum bergabung dengan FWD Insurance, Andri juga menduduki sejumlah posisi senior di perusahaan asuransi jiwa di Indonesia serta terlibat dalam penguatan tata kelola perusahaan dan kepatuhan terhadap regulasi.
Baca Juga: Literasi Keuangan Indonesia Rendah, FWD Insurance Lakukan Hal Ini
Baca Juga: Direksi dan Komisaris Independen Champ Resto (ENAK) Kompak Mundur, Ada Apa?
Perseroan menilai kombinasi pengalaman keduanya akan memperkuat fondasi perusahaan dalam menghadapi perkembangan industri sekaligus menjaga penerapan tata kelola perusahaan yang baik.
“Kami berharap penguatan struktur kepemimpinan ini dapat mendorong FWD Insurance untuk terus berinovasi, tumbuh secara berkelanjutan, dan semakin dekat dengan kebutuhan nasabah. Ke depan, kami ingin berkontribusi lebih besar dalam memperluas akses proteksi bagi seluruh masyarakat Indonesia, sekaligus menjadi bagian dalam mewujudkan visi untuk mengubah cara pandang masyarakat terhadap asuransi,” ujar Jeffrey.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: