Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        AHY Minta Kritik Konstruktif, PDIP Balas Menohok: Jangan Menghasut

        AHY Minta Kritik Konstruktif, PDIP Balas Menohok: Jangan Menghasut Kredit Foto: Website DPR RI
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Ketegangan politik antara PDIP dan Partai Demokrat kembali mencuat. Kali ini, Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus melontarkan kritik keras kepada Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

        Deddy menilai AHY tidak seharusnya memberi kesan bahwa PDIP berada di balik berbagai aksi demonstrasi yang terjadi belakangan ini. Ia meminta AHY menghormati sikap politik PDIP yang berada di luar pemerintahan.

        "Bahwa seorang menko seperti AHY ngomong, ya jangan menghasut," kata Deddy Sitorus di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (23/6/2026).

        Pernyataan itu muncul setelah AHY berbicara mengenai posisi partai oposisi dalam sistem demokrasi. Menurut AHY, partai yang berada di luar pemerintahan tetap memiliki peran penting melalui kritik yang konstruktif.

        "Ketika jadi oposisi tentu punya kepentingan memberikan pandangan-pandangan, bahkan kritik, tapi ya tentunya harus konstruktif, harus juga dengan solusi," ujar AHY.

        AHY juga menegaskan kritik tidak boleh memecah belah bangsa. Ia meminta seluruh kekuatan politik tetap mengutamakan kepentingan nasional di atas kepentingan kelompok.

        Menanggapi hal itu, Deddy mengungkapkan PDIP kerap dituding sebagai aktor di balik berbagai aksi demonstrasi mahasiswa. Menurutnya, tudingan tersebut tidak pernah terbukti.

        Deddy mengingatkan bahwa pada 2025 partainya juga pernah dituduh menjadi dalang demonstrasi. Namun, tidak ada satu pun kader PDIP yang diproses hukum terkait tuduhan tersebut.

        "Nah, sekarang sama saja. Dituduh-tuduh Andi Widjajanto," ujarnya.

        Menurut Deddy, aksi mahasiswa yang terjadi saat ini merupakan gerakan murni. Ia menilai hampir mustahil mengorkestrasi demonstrasi besar yang berlangsung di berbagai daerah secara serentak.

        Karena itu, ia meminta partai-partai pendukung pemerintah fokus mendengarkan aspirasi mahasiswa. Deddy menilai isu demonstrasi tidak seharusnya diarahkan menjadi serangan politik kepada PDIP.

        "Tuntutan mahasiswa bukannya direspons, malah melebar ke PDI Perjuangan menjadi kambing hitam," kata Deddy.

        Ia kemudian melontarkan sindiran kepada pihak yang terus mengaitkan demonstrasi dengan PDIP.

        "Kalau mau cari kambing ya pas kurban, jangan pas hari-hari begini," tegasnya.

        Baca Juga: PSI Teriak Prabowo-Gibran 2 Periode, PDIP Nyeletuk: Emang Prabowo Udah Pasti Mau?

        Deddy juga menyinggung kemungkinan adanya ketidakpuasan di internal partai-partai yang berada dalam pemerintahan. Menurutnya, hal itu bisa menjadi salah satu alasan mengapa posisi PDIP terus dipersoalkan.

        Meski demikian, PDIP mengaku tidak mempermasalahkan berbagai tudingan yang diarahkan kepada partai tersebut. Deddy menegaskan partainya tetap menghormati aspirasi mahasiswa yang disampaikan melalui jalur demokratis.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Christian Andy
        Editor: Christian Andy

        Bagikan Artikel: