Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        KPR Subsidi Bisa Dicicil 40 Tahun! Cicilan Rumah Subsidi Bisa Turun Rp 500 Ribu per Bulan

        KPR Subsidi Bisa Dicicil 40 Tahun! Cicilan Rumah Subsidi Bisa Turun Rp 500 Ribu per Bulan Kredit Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        BP Tapera mengusulkan skema baru KPR subsidi dengan tenor hingga 40 tahun. Skema ini disebut dapat membuat cicilan rumah subsidi jauh lebih ringan.

        Melalui perpanjangan masa kredit tersebut, angsuran rumah subsidi diperkirakan berada di kisaran Rp 500.000 hingga Rp 700.000 per bulan. Kebijakan ini ditujukan untuk memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

        Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho mengatakan tenor yang lebih panjang akan meningkatkan kemampuan bayar calon debitur. Kondisi itu membuat lebih banyak masyarakat berpeluang lolos penilaian perbankan.

        "Semakin panjang masa cicilan, semakin ringan angsuran yang harus dibayar setiap bulan. Dengan begitu, masyarakat yang selama ini belum memenuhi persyaratan kemampuan bayar perbankan memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan rumah subsidi," ujar Heru, Rabu (24/6/2026).

        Menurut BP Tapera, skema tersebut memungkinkan masyarakat dengan penghasilan sekitar Rp 2,8 juta per bulan untuk memiliki rumah subsidi. Usulan itu juga mempertahankan bunga tetap selama masa kredit berjalan.

        Bunga KPR subsidi rumah tapak tetap sebesar 5 persen. Sementara bunga KPR subsidi rumah susun dipatok sebesar 6 persen.

        Dengan skema bunga tetap, debitur tidak akan terdampak perubahan suku bunga di masa depan. Kepastian tersebut dinilai dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat.

        Usulan tenor 40 tahun mendapat dukungan dari Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait. Pemerintah menilai diperlukan terobosan baru untuk memperluas akses kepemilikan rumah.

        "Ada target besar yang harus kita capai. Karena itu diperlukan terobosan dan inovasi. Perpanjangan masa tenor ini merupakan salah satu upaya agar masyarakat semakin mudah memiliki rumah," kata Maruarar.

        Di sisi lain, BP Tapera juga melaporkan realisasi penyaluran FLPP sepanjang 2026 terus meningkat. Hingga 23 Juni 2026, total penyaluran telah mencapai 103.003 unit rumah.

        Baca Juga: KPR Subsidi Tenor 40 Tahun Resmi Berlaku, Bunga Tetap 5%

        Sebanyak 81.286 unit telah direalisasikan. Sementara 21.735 unit lainnya sudah memasuki tahap akad kredit.

        BP Tapera menargetkan penyaluran 350.000 unit rumah hingga akhir tahun. Berbagai langkah percepatan kini dilakukan dari sisi permintaan maupun pasokan rumah subsidi.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Christian Andy
        Editor: Christian Andy

        Bagikan Artikel: