Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Presiden Prabowo Soroti Ketergantungan Impor: Kenapa Indonesia Belum Punya Benih Gandum Sendiri?

        Presiden Prabowo Soroti Ketergantungan Impor: Kenapa Indonesia Belum Punya Benih Gandum Sendiri? Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Presiden Prabowo Subianto menyoroti masih tingginya ketergantungan Indonesia terhadap impor komoditas strategis. Kepala Negara mempertanyakan mengapa Indonesia hingga kini belum mampu menghasilkan benih gandum sendiri.

        Menurut Prabowo, perguruan tinggi dan para ilmuwan memiliki peran penting dalam menjawab berbagai tantangan nasional melalui riset dan inovasi. Karena itu, ia mengaku kerap meminta masukan dari para profesor mengenai berbagai persoalan yang dihadapi Indonesia.

        "Saya datang ke kampus. Saya minta orang-orang terpintar. Saya tanya profesor-profesor IPB, kenapa kita tidak bisa punya benih gandum? Kenapa kita harus impor gandum?" kata Prabowo dalam acara KSTI (Konvensi, Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia) 2026 Sarasehan Kebangsaan 2.600 Rektor/Dekan/Dosen PTN & PTS Seluruh Indonesia “Strategi Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia Jakarta, Jumat (26/6/2026). 

        Tak hanya soal gandum, Kepala Negara juga mempertanyakan produktivitas kelapa sawit Indonesia yang dinilainya masih tertinggal dibandingkan Malaysia. Padahal, Indonesia merupakan produsen minyak sawit terbesar di dunia.

        "Saya tanya, kenapa kelapa sawit per hektare di Malaysia produktivitasnya lebih tinggi dari kita? Kenapa?" ujarnya.

        Prabowo juga menyinggung industri otomotif nasional. Menurutnya, dengan penjualan kendaraan bermotor yang mencapai jutaan unit setiap tahun, Indonesia seharusnya mampu memiliki mobil yang benar-benar dikembangkan oleh anak bangsa.

        "Saya berdiri di depan saudara-saudara yang bergelar PhD. Kenapa kita tidak punya? Kita beli mobil, kita beli motor 10 juta motor tiap tahun. Kenapa tidak ada pabrik buatan Indonesia?" katanya.

        Baca Juga: Sudah 3 Peserta Meninggal, Anak Buah Prabowo Buka Suara soal Latihan Militer Kopdes Merah Putih

        Meski demikian, Prabowo mengapresiasi perkembangan industri otomotif nasional yang mulai menunjukkan kemajuan. Ia bahkan mengungkapkan dirinya menggunakan mobil buatan Indonesia sebagai kendaraan kepresidenan.

        Bagi Prabowo, berbagai tantangan tersebut menjadi pekerjaan rumah yang harus dijawab melalui kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia riset. Menurutnya, Indonesia memiliki sumber daya alam dan potensi besar sehingga sudah saatnya mampu mewujudkan kemandirian di sektor pangan, industri, dan teknologi.

        "Negara kita adalah negara keempat terbesar di dunia. Kekayaan kita luar biasa. Karena itu kita harus berani mulai dan terus membangun kemampuan sendiri," pungkasnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Istihanah
        Editor: Istihanah

        Bagikan Artikel: