Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Ucapan Prabowo Tahu Dalang Demo Bayaran Dikritik, Golkar Kasih Paham

Ucapan Prabowo Tahu Dalang Demo Bayaran Dikritik, Golkar Kasih Paham Kredit Foto: BPMI
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mengaku mengetahui pihak-pihak di balik pendanaan aksi demonstrasi kembali menjadi perbincangan.

Di tengah munculnya kritik dari sejumlah pihak, Partai Golkar justru memberikan pembelaan dan meminta publik melihat ucapan Presiden sebagai sebuah peringatan, bukan sekadar pernyataan politik.

Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhamad Sarmuji menilai apa yang disampaikan Prabowo didasarkan pada informasi yang diterima dari perangkat negara.

Karena itu, menurutnya, pihak-pihak yang selama ini mendanai demonstrasi sebaiknya segera menghentikan praktik tersebut, terutama jika bertujuan mengganggu stabilitas pemerintahan.

"Sinyalemen Presiden berdasarkan informasi yang beliau terima. Kan ada aparat negara yang bisa mendeteksi. Jadi yang membayar atau mendanai sebaiknya tidak diteruskan," kata Sarmuji, Kamis (25/6/2026).

Sarmuji menegaskan, negara memiliki aparat yang mampu mendeteksi berbagai aktivitas, termasuk dugaan adanya pihak yang membiayai aksi demonstrasi. Oleh sebab itu, ia meyakini pernyataan Presiden bukan disampaikan tanpa dasar.

Baca Juga: Prabowo Dituding Takuti Rakyat soal Demo Bayaran, PDIP: Kalau Tahu, Tindak Saja!

Ia pun mengingatkan bahwa kebebasan menyampaikan kritik tetap harus dihormati. Namun, menurutnya, kritik tidak boleh berubah menjadi tindakan yang mengganggu jalannya pemerintahan, apalagi ketika pemerintah sedang berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Apalagi jika tujuannya untuk mengganggu stabilitas. Kita tetap menghargai kritisisme tetapi jangan sampai mengganggu jalannya pemerintahan yang lagi berusaha keras meningkatkan kesejahteraan rakyat," ujarnya.

Sebelumnya, Prabowo Subianto melontarkan pernyataan yang menyebut dirinya mengetahui siapa pihak yang membiayai sejumlah aksi demonstrasi. Pernyataan itu disampaikan saat memberikan pidato dalam acara Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII di Kabupaten Gorontalo pada Rabu (24/6/2026).

"Hati-hati loh, saya kasih peringatan mereka-mereka itu. Saya tahu siapa yang bayar-bayar demo. Gue tahu itu," kata Prabowo.

Tak hanya itu, Presiden juga menyinggung adanya peserta demonstrasi yang disebut tidak memahami tujuan aksi karena hanya mengikuti demonstrasi setelah menerima bayaran.

Baca Juga: 'Nyesel Nggak Anda Nggak Milih Saya?', Anies Baswedan Sindir Pemuja Prabowo?

"Ditanya anak-anak demo, nggak ngerti. Mau demo apa ya? Hm hm... Kami dibayar Rp200.000. Gitu ya," sentil Prabowo.

Ucapan tersebut memicu beragam respons di ruang publik. Sementara sejumlah pihak meminta Presiden mengungkap pihak yang dimaksud secara terbuka, Golkar justru menilai peringatan itu sebagai sinyal agar praktik pendanaan demonstrasi yang berpotensi mengganggu stabilitas negara tidak lagi dilakukan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri