Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Kemenhan Bantah Latihan Fisik Berat Jadi Penyebab 5 Peserta Calon Manajer Kopdes Meninggal

        Kemenhan Bantah Latihan Fisik Berat Jadi Penyebab 5 Peserta Calon Manajer Kopdes Meninggal Kredit Foto: Muhammad Farhan Shatry
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Kemenhan Bantah Latihan Fisik Berat Jadi Penyebab 5 Peserta SPPI Meninggal

        JAKARTA – Kementerian Pertahanan (Kemenhan) membantah anggapan bahwa meninggalnya lima peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) saat mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) disebabkan oleh aktivitas fisik yang berlebihan. Kemenhan menegaskan seluruh peserta masih berada pada tahap awal pendidikan yang difokuskan pada pembentukan karakter, kedisiplinan, dan bela negara dengan intensitas latihan fisik dasar.

        Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemenhan Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Wastia mengatakan kurikulum Latsarmil dirancang secara bertahap sehingga peserta belum menjalani latihan fisik dengan intensitas tinggi.

        “Kegiatan-kegiatan fisik sesuai dengan yang sudah dilaksanakan itu adalah senam, kemudian jalan, PBB (Peraturan Baris Berbaris), dan PPM (Peraturan Penghormatan Militer). Jadi belum ada kegiatan yang memang menentukan kegiatan fisik berat,” ujar Ketut dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Sabtu (27/6/2026).

        Menurut Ketut, fase awal pendidikan lebih menitikberatkan pada pembentukan karakter dan kedisiplinan melalui pendidikan bela negara sebelum peserta memasuki materi manajerial sesuai penugasan masing-masing.

        Ia menjelaskan pelatihan bagi peserta SPPI tidak hanya berisi pendidikan dasar kemiliteran, tetapi juga pembekalan kompetensi untuk mendukung pelaksanaan program strategis pemerintah.

        “Kemudian dihadapkan dengan kegiatan national building ini juga baru berlanjut ke manajerialnya secara paralel yaitu materi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang diampu oleh Kementerian Koperasi,” katanya.

        “Kemudian manajerial Kampung Nelayan Merah Putih yang diampu oleh Kementerian Kelautan,” lanjut Ketut.

        Penjelasan tersebut disampaikan Kemenhan untuk merespons spekulasi yang berkembang terkait dugaan intensitas latihan fisik sebagai penyebab meninggalnya lima peserta SPPI.

        Kelima peserta yang meninggal dunia masing-masing adalah Yonanda Muhammad Taufiq dari Satdik Puslatpur Kodiklatad Baturaja, Anisa Muyassaroh dari Satdik Dodikjur Rindam VI/Mulawarman Balikpapan, Novia Rahmadhani Sihotang dari Satdik Pusbahasa Kodiklatau, Muhammad Rifki Renaldi Gunawan dari Satdik Yon Para Raider 465, serta Nola Dya Sari dari Satdik C Kalimantan.

        Sebelumnya, Kemenhan juga telah memaparkan hasil evaluasi medis terhadap kelima peserta tersebut. Berdasarkan pemeriksaan resmi, penyebab kematian masing-masing peserta berbeda dan tidak berasal dari satu faktor yang sama.

        Hasil pemeriksaan menunjukkan terdapat peserta yang meninggal akibat cardiac arrest atau henti jantung, heat stroke, tuberkulosis (TB) paru aktif, serta pneumonia yang disertai komplikasi medis. Sementara itu, satu kasus lainnya masih dalam proses pendalaman untuk memperoleh gambaran medis yang lebih komprehensif.

        Kemenhan juga menegaskan seluruh peserta telah menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum mengikuti pendidikan serta memperoleh penanganan medis sesuai prosedur ketika mengalami gangguan kesehatan, baik di fasilitas kesehatan satuan maupun rumah sakit rujukan.

        10 Opsi Judul Super-Push

        1. Kemenhan Bantah Latihan Fisik Berat Jadi Penyebab 5 Peserta SPPI Meninggal
        2. Kemenhan: Peserta SPPI Belum Jalani Latihan Fisik Berat Saat Insiden Terjadi
        3. Kemenhan Buka Kurikulum Latsarmil Usai 5 Peserta SPPI Meninggal
        4. Kemenhan Tegaskan Latsarmil SPPI Masih Tahap Latihan Dasar
        5. Latihan SPPI Disorot, Kemenhan Sebut Baru Senam hingga Baris-Berbaris
        6. Kemenhan Jelaskan Intensitas Latihan SPPI Setelah 5 Peserta Meninggal
        7. Kemenhan Pastikan Latsarmil SPPI Belum Masuk Tahap Fisik Berat
        8. Kemenhan Ungkap Materi Latsarmil, Bantah Latihan Berat Sebabkan Kematian Peserta
        9. Kemenhan: Penyebab Wafat 5 Peserta SPPI Berbeda, Bukan Karena Latihan Berat
        10. Kemenhan Respons Sorotan Publik, Tegaskan Latihan SPPI Masih Tahap Dasar

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Muhammad Farhan Shatry
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: