Pengakuan Trump Soal Biaya Perang Iran-Amerika: Mahal tapi Menguntungkan
Kredit Foto: Istimewa
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengakui soal mahalnya biaya perang dengan Iran. Meski demikian, operasi terhadap negara tersebut menurutnya telah menunjukkan hasil yang positif.
Trump mengatakan bahwa operasi tersebut telah memakan biaya yang besar namun pada akhirnya memberikan keuntungan signifikan untuk Amerika. Ia membandingkan pendekatan pemerintah saat ini terhadap negara itu dengan proyek pembangunan Terusan Panama.
Baca Juga: Ada Tawaran Menarik dari Amerika Serikat untuk Iran Saat Negosiasi di Qatar: Berpikirlah Lebih Besar
"Terusan Panama dibuka. Sejak hari pertama, proyek itu sangat sukses. Dan kemudian kami menyerahkannya," kata Trump di Theodore Roosevelt Presidential Library, dikutip Kamis (2/7).
Pembangunan Terusan Panama menurut sang presiden merupakan salah satu proyek paling mahal yang pernah dilakukan Amerika Serikat. Namun di saat yang sama, proyek tersebut juga menjadi salah satu investasi paling menguntungkan dalam sejarah negara itu.
Ia mengatakan pemerintah kini meraih kemajuan serupa dalam hubungannya dengan Iran. Ia mengklaim kemajuan tersebut setara dengan keberhasilan yang diklaimnya telah memperkuat kembali pengaruh dari Amerika di Terusan Panama dan Venezuela.
"Itu adalah hal paling mahal yang pernah kami bangun. Dan itu juga merupakan hal paling menguntungkan yang pernah kami bangun. Itu kombinasi yang bagus, sedikit mirip dengan Venezuela," ujarnya.
Trump kemudian mengaitkan pernyataan tersebut dengan perkembangan hubungan Amerika Serikat dan Iran. Ia menilai pendekatan yang sedang dijalankan pemerintah terhadap mereka kini menghasilkan capaian yang tidak kalah baik.
"Tetapi sekarang kami sebenarnya melakukan hal yang sama baiknya dengan Republik Islam Iran," kata Trump.
Meski tidak merinci bentuk keberhasilan yang dimaksud, pernyataan tersebut muncul di tengah berlangsungnya proses diplomasi antara Amerika Serikat dan Iran di Doha, Qatar. Kedua negara diketahui tengah membahas sejumlah isu strategis, mulai dari program nuklir Iran hingga keamanan pelayaran di Selat Hormuz.
Ucapan Trump juga mencerminkan keyakinannya bahwa pendekatan pemerintahannya terhadap musuh mampu memberikan keuntungan strategis bagi Amerika Serikat. Hal itu serupa dengan sebagaimana yang ia klaim terjadi pada sejumlah kebijakan luar negeri lainnya.
Pernyataan itu sekaligus menjadi sinyal bahwa sang presiden masih memandang jalur negosiasi sebagai instrumen utama dalam membangun hubungan dengan Teheran, Hal itu terjadi usai kedua negara selama bertahun-tahun berada dalam ketegangan akibat sanksi ekonomi, program nuklir dan berbagai konflik di Timur Tengah.
Baca Juga: Diungkap Purbaya, Harga Pertamax Bakal Segera Turun Pelan-Pelan di Indonesia
Trump mencoba memberikan gambaran pentingnya operasi saat ini dengan membandingkan upaya negosiasi dengan proyek dari Terusan Panama. Ia menyebutnya "mahal tetapi menguntungkan" dan menegaskan pandangannya bahwa investasi besar dalam kebijakan luar negeri dapat menghasilkan keuntungan strategis apabila dikelola sesuai kepentingan nasional Amerika Serikat.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: