Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Internal Sampai Panas, Cerita Sejumlah Isu Dokter Tifa dengan Tim Roy Suryo di Kasus Ijazah Jokowi

        Internal Sampai Panas, Cerita Sejumlah Isu Dokter Tifa dengan Tim Roy Suryo di Kasus Ijazah Jokowi Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Hubungan Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa menjadi sorotan dalam penanganan kasus tudingan ijazah dari Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Ahli Digital Forensik Rismon Sianipar yang pernah menjadi bagian tim keduanya menceritakan adanya sejumlah isu antara kedua pihak sebelum berakhir di pengadilan.

        Rismon mengatakan dinamika tersebut terjadi ketika dirinya masih satu tim dengan Roy Suryo dan Dokter Tifa. Ia mengatakan tim saat itu menerapkan pola koordinasi yang ketat, termasuk dalam menentukan siapa yang mewakili kelompok untuk tampil di media maupun mengikuti agenda publik, sesuai dengan koordinasi dari Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad.

        Baca Juga: IKN Proyek Jokowi Terlalu Sepi, Tak Cocok Jadi Proyek Markas Investasi Prabowo

        "Saya berikan fakta yang terjadi sebelumnya. Pada saat saya masih di bawah koordinasi Abraham Samad. Saya, Roy Suryo dan Tifa, ada kejadian yang unik yang sebenarnya pecah kongsi ini sudah lama," kata Rismon, dikutip Jumat (3/7).

        Dokter Tifa menurutnya secara tiba-tiba pernah diberhentikan sebagai klien oleh Abraham Samad. Namun Rismon mengaku tidak mengetahui alasan pasti di balik keputusan tersebut.

        "Tifa ini entah sebab dengan pertimbangan apa pun dari Abraham Samad, Tifa ini dipecat. Ketika kami masih berada di bawah koordinasi Abraham Samad, Tifa ini dipecat sebagai klien. Ingat, Tifa ini dipecat sebagai klien," ujarnya.

        Rismon juga mengaku menyaksikan perdebatan yang terjadi sebelum keputusan tersebut diambil. Ia bahkan menyebut sosok akamedisi tersebut sempat menangis setelah mengetahui dirinya tidak lagi menjadi bagian dari tim.

        "Pada saat Tifa ini dipecat, Tifa saat itu nangis, 'Kenapa saya sebagai klien dipecat?' Wah itu seru banget di kantor Abraham Samad," katanya.

        Rismon juga bercerita soal gerakan tak terkoordinasi yang dilakukan Kuasa Hukum Dokter Tifa, Abdullah Alkatiri. Ia sempat dikeluarkan dari sebuah pertemuan internal karena menghadiri program dari Indonesia Lawyers Club (ILC).

        Ia menjelaskan bahwa kehadiran sosok itu tanpa koordinasi terlebih dahulu, sementara pada masa itu seluruh aktivitas publik anggota tim harus mengikuti strategi komunikasi yang telah disusun bersama.

        "Jadi di bawah koordinasi Abraham Samad ini harus disepakati siapa yang tampil di mana, baik di podcast terutama podcast besar, maupun di televisi," ujar Rismon.

        Adapun Roy Suryo belum memberikan tanggapan soal hal ini, namun ia baru-baru ini membantah adanya perpecahan dengan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi. 

        "Kalau ada berita-berita yang berkembang, dan saya tegaskan juga kemarin sore ketika saya bersama dokter, insya allah kami tetap kompak, kami tetap bersatu," kata Roy.

        Ia juga menepis anggapan bahwa pengajuan praperadilan yang ditempuhnya merupakan langkah yang berbeda dengan Dokter Tifa. Menurut Roy, keputusan tersebut murni merupakan pilihannya sendiri dan tidak menunjukkan adanya konflik di antara mereka.

        Baca Juga: Ada Tawaran Menarik dari Amerika Serikat untuk Iran Saat Negosiasi di Qatar: Berpikirlah Lebih Besar

        Roy menambahkan bahwa perbedaan pendapat kecil merupakan hal yang wajar dalam sebuah tim. Ia memastikan komunikasi dengan pihak terkait tetap berjalan baik dan bahkan menyatakan kesiapannya menghadiri persidangan yang dijalani Dokter Tifa.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Aldi Ginastiar
        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: