Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Mentan Amran Gelontorkan Rp1,3 Triliun di Merauke, Perkuat Lumbung Pangan Papua Selatan

        Mentan Amran Gelontorkan Rp1,3 Triliun di Merauke, Perkuat Lumbung Pangan Papua Selatan Kredit Foto: Muhammad Farhan Shatry
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Kementerian Pertanian menyalurkan dana bantuan sektor pertanian dengan nilai fantastis mencapai Rp1,33 triliun untuk Provinsi Papua Selatan. Langkah strategis ini diambil pemerintah demi memperkuat kawasan ujung timur tersebut sebagai lumbung pangan nasional.

        Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Kabupaten Merauke pada Sabtu pekan lalu. Dana jumbo tersebut dialokasikan untuk membiayai program Cetak Sawah Rakyat (CSR) hingga Optimalisasi Lahan (Oplah) pertanian.

        “Total bantuan untuk Papua Selatan tahun 2026 mencapai Rp1,33 triliun. Semua bantuan ini untuk masyarakat, untuk meningkatkan produksi sekaligus kesejahteraan petani,” jelas Mentan Amran dalam keterangan persnya, Senin (6/7/2026).

        Dalam penyerahan bantuan tersebut, Amran yang menghadiri Gerakan Tanam di lahan Oplah dan CSR di Kampung Waninggap Kai, Distrik Semangga, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, Sabtu (4/7/2026), dia menekankan bantuan ini berupa pembangunan jaringan irigasi, penyediaan alat mesin pertanian modern, hingga pengadaan pupuk serta benih unggul.

        Kementan berharap intervensi ini dapat memacu produktivitas tanaman pangan dan mendongkrak kesejahteraan petani lokal.

        “Pembangunan pertanian di Papua Selatan tidak hanya berfokus pada peningkatan luas tanam, tetapi juga transformasi menuju pertanian modern yang lebih produktif, efisien, dan berdaya saing,” katanya.

        Baca Juga: Amran Borong Jagung Lokal Rp5.500/Kg untuk Amunisi Cadangan Pakan

        Baca Juga: Cetak Sejarah Baru, Mentan Amran Resmi Hentikan Total Impor Solar Mulai Juli

        Keberhasilan pembangunan lumbung pangan baru di bumi cenderawasih ini membutuhkan keterlibatan aktif dari berbagai pemangku kepentingan. Kolaborasi solid antara pemerintah, TNI, Polri, dan penyuluh pertanian menjadi kunci keberhasilan modernisasi ini.

        “Kita ini kolaborasi, kita saling membesarkan. Tidak ada orang berhasil karena saling menjatuhkan. Orang berhasil adalah mereka yang mau bergandengan tangan dan tumbuh bersama,” ujarnya.

        Pemerintah daerah memproyeksikan Merauke akan segera menjelma sebagai pusat ketahanan pangan masa depan di Indonesia timur. Kementan berjanji akan terus memperkuat pendampingan serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia lokal secara berkelanjutan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Muhammad Farhan Shatry
        Editor: Dwi Aditya Putra

        Bagikan Artikel: