Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        OJK Sumut Dorong Klaster Kemitraan Jagung Langkat Perluas Akses Pembiayaan Petani

        OJK Sumut Dorong Klaster Kemitraan Jagung Langkat Perluas Akses Pembiayaan Petani Kredit Foto: Khairunnisak Lubis
        Warta Ekonomi, Sumatera Utara -

        Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Utara terus memperkuat peran sektor jasa keuangan dalam mendukung pengembangan sektor unggulan daerah melalui perluasan akses pembiayaan yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan.

        Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan Panen Raya Jagung sekaligus Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Klaster Kemitraan Pertanian Jagung antara Pemerintah Kabupaten Langkat, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, gabungan kelompok tani (Gapoktan), Perum Bulog, dan BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Langkat.

        Kepala OJK Provinsi Sumatera Utara, Triyoga Laksito, mengapresiasi inisiatif Pemerintah Kabupaten Langkat dalam membangun kolaborasi strategis sebagai implementasi visi dan misi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) untuk memperluas akses keuangan masyarakat, khususnya di sektor produktif.

        "OJK menyambut baik penandatanganan kerja sama dan pelaksanaan panen raya ini sebagai langkah konkret dalam memperkuat ekosistem pengembangan jagung di Kabupaten Langkat. Panen raya ini menjadi bukti bahwa kolaborasi yang dibangun mulai memberikan hasil nyata bagi petani dan pengembangan sektor pertanian," ujar Triyoga, Jumat (10/72026).

        Program Klaster Kemitraan Pertanian Jagung di Kabupaten Langkat menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Pada 2025, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada anggota Gapoktan Maju Bersama mencapai Rp875 juta untuk 22 petani, sedangkan anggota Gapoktan Oriza memperoleh Rp205 juta untuk tiga petani.

        Baca Juga: OJK Tegaskan Penagihan Lewat Pihak Ketiga Wajib Patuhi POJK Pelindungan Konsumen

        "Memasuki 2026, penyaluran KUR terus meningkat. Sebanyak 26 petani anggota Gapoktan Maju Bersama dan Gapoktan Oriza telah memperoleh pembiayaan sebesar Rp1,375 miliar," ujarnya.

        Program tersebut juga diperluas melalui penandatanganan kerja sama dengan enam Gapoktan baru, yakni Gapoktan Cinta Damai, Gapoktan Sumber Rejo, Gapoktan Semangat Jaya, Gapoktan Sumber Maju, Gapoktan Setia Jaya, dan Gapoktan Pantai Berseri, disertai realisasi pencairan KUR sebesar Rp150 juta.

        "Capaian tersebut menunjukkan keberlanjutan implementasi klaster kemitraan pertanian jagung dalam memperluas akses pembiayaan sektor produktif sekaligus memperkuat ekosistem pertanian jagung di Kabupaten Langkat," ujarnya. 

        Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Langkat, Tiorita Br Surbakti, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Langkat berkomitmen memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu sektor strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung ketahanan pangan daerah maupun nasional.

        "Keberhasilan sektor pertanian tidak hanya ditentukan oleh kemampuan petani dalam meningkatkan produksi, tetapi juga bergantung pada kemudahan akses pembiayaan, kepastian pasar, perlindungan sosial bagi petani, serta sinergi seluruh pemangku kepentingan," ujarnya.

        Dalam skema klaster kemitraan tersebut, Perum Bulog berperan sebagai offtaker yang menjamin penyerapan hasil panen petani.

        Baca Juga: OJK Beberkan Skema Universal Banking di PFII, Bisa Layani Asuransi hingga Kripto

        Sementara itu, BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi petani dan pelaku usaha yang terlibat dalam ekosistem pertanian jagung.

        Melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Langkat, OJK, industri jasa keuangan, Perum Bulog, BPJS Ketenagakerjaan, kelompok tani, dan pelaku usaha, pengembangan klaster pertanian jagung diharapkan mampu memperkuat ekosistem sektor unggulan daerah, memperluas akses keuangan, mendukung ketahanan pangan nasional, serta meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat Kabupaten Langkat.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Khairunnisak Lubis
        Editor: Fajar Sulaiman

        Bagikan Artikel: