Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Makin Banyak Politikus Amerika Ingin Blokir Dana Bantuan ke Israel: Sudah Saatnya Kita Mengakhiri...

        Makin Banyak Politikus Amerika Ingin Blokir Dana Bantuan ke Israel: Sudah Saatnya Kita Mengakhiri... Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Di Amerika Serikat (AS) gelombang penolakan terus menguat soal bantuan militer kepada Israel. Semakin banyak anggota kongres yang menyatakan dukungan terhadap usulan pemblokiran dana militer senilai sekitar US$3,3 miliar dengan alasan tidak ingin uang pajak warga mereka digunakan dalam konflik yang dituding sebagai genosida di Gaza.

        Salah satu politikus terbaru yang menyatakan dukungannya adalah Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat, Greg Casar. Ia mengatakan sudah saatnya pemerintah menghentikan bantuan yang menurutnya digunakan dalam berbagai operasi militer dari Israel di Timur Tengah.

        Baca Juga: Don Ritto Ungkap Sosok Utama di Balik Kasus Febrie Adriansyah: Dia Tukang Catut Nama-nama Petinggi

        "Sudah saatnya kita mengakhiri bantuan yang digunakan untuk melakukan genosida di Gaza, membunuh warga sipil tak berdosa di Lebanon, serta menyeret kita ke dalam perang dengan Iran," ungkap Casar, dikutip Rabu (15/7).

        Dukungan serupa juga datang dari Anggota Kongres Ro Khanna. Ia menyatakan akan memberikan suara mendukung amendemen tersebut. Adapun Khanna baru-baru ini mengaku sempat ditahan oleh pemukim dari Israel di Tepi Barat.

        "Saya tidak bisa memberikan suara untuk bantuan kepada sebuah negara yang melakukan genosida dan menggunakan uang pajak untuk menahan warga Amerika seperti saya," ujar Khanna.

        Sebelumnya, Anggota Kongres Ilhan Omar juga telah lebih dahulu menyatakan dukungannya terhadap proposal yang sama. Menurut Omar, pemberian bantuan militer kepada negara tersebut tidak lagi dapat dibenarkan.

        "Sangat tidak masuk akal kita terus mendanai rezim apartheid yang melakukan genosida ini. Saya akan memberikan suara setuju," ungkap Omar.

        Usulan penghentian sebagian bantuan militer tersebut diajukan secara bipartisan oleh anggota Partai Republik Thomas Massie bersama Anggota Partai Demokrat Ro Khanna.

        Menariknya, Pemimpin Minoritas Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat Hakeem Jeffries tidak menginstruksikan anggota fraksinya untuk mengambil sikap tertentu.

        Ia menyatakan setiap anggota kongres dipersilakan memberikan suara sesuai hati nurani masing-masing terhadap amendemen tersebut.

        Meningkatnya jumlah politikus yang mendukung pembatasan bantuan militer menunjukkan adanya pergeseran pandangan di Washington soal Israel. Hal itu terutama setelah perang di Gaza memicu kritik luas dari komunitas internasional dan kelompok hak asasi manusia.

        Baca Juga: Seret Eks Presiden Iran, Media Amerika Bongkar Operasi Rahasia Mossad untuk Gulingkan Rezim Khamenei

        Meski demikian, hingga saat ini usulan tersebut masih harus melalui proses pembahasan dan pemungutan suara di Kongres Amerika Serikat sebelum dapat diberlakukan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Aldi Ginastiar
        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: