Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
BANDUNG – PT Pos Indonesia (Persero) bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mempercepat transformasi digital pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Jawa Barat melalui penyelenggaraan Coaching Clinic PosAja UMKM di Kota Bandung dan Kota Cirebon.
Program ini memperkuat kemampuan UMKM memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan daya saing, memperluas pasar, dan mengembangkan bisnis secara berkelanjutan.
Melalui program tersebut, Pos Indonesia menghadirkan pendampingan yang berfokus pada penguatan literasi digital, pemasaran berbasis teknologi, pengelolaan toko online, hingga optimalisasi layanan logistik yang terintegrasi melalui platform PosAja UMKM.
Senior Vice President (SVP) Retail Business PT Pos Indonesia (Persero), Helly S. Halimah, mengatakan transformasi digital menjadi kebutuhan utama bagi pelaku UMKM untuk mengikuti perubahan perilaku konsumen sekaligus menangkap peluang ekonomi digital yang terus berkembang.
"Melalui Coaching Clinic PosAja UMKM, kami ingin memberikan pendampingan yang tidak hanya mengenalkan platform digital, tetapi juga membekali pelaku usaha dengan keterampilan praktis untuk mengembangkan bisnisnya. Pos Indonesia ingin menjadi mitra yang mendukung UMKM agar semakin maju dan berdaya saing," ujar Helly, Rabu (15/7/2026).
Coaching Clinic PosAja UMKM dirancang sebagai program pendampingan yang memberikan berbagai solusi digital bagi pelaku usaha. Peserta memperoleh materi mengenai strategi pemasaran digital, pengelolaan toko online, optimalisasi layanan logistik, hingga pemanfaatan berbagai fitur PosAja UMKM untuk meningkatkan efisiensi operasional bisnis.
Di Kota Bandung, peserta mengikuti pendampingan langsung mengenai penggunaan platform PosAja UMKM sebagai solusi pengelolaan bisnis yang terintegrasi. Pendampingan mencakup pembuatan toko online, penyusunan katalog produk, pengelolaan pesanan pelanggan, hingga proses pengiriman yang didukung jaringan layanan Pos Indonesia di seluruh Indonesia.
Sementara di Kota Cirebon, Pos Indonesia menggandeng Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama Pandu Literasi Digital untuk memperkuat literasi digital para pelaku UMKM. Kolaborasi tersebut mendorong pemanfaatan teknologi secara optimal agar pelaku usaha mampu membangun bisnis yang lebih modern, efisien, dan kompetitif.
Helly menegaskan Pos Indonesia terus memperluas peran perusahaan sebagai penggerak ekosistem digital nasional, tidak hanya melalui layanan logistik, tetapi juga dengan menghadirkan solusi bisnis digital yang terintegrasi bagi UMKM.
"Pos Indonesia tidak hanya menghadirkan layanan logistik, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan ekosistem digital nasional melalui penyediaan solusi bisnis yang terintegrasi bagi pelaku UMKM," katanya.
Baca Juga: Pos Indonesia Gandeng KPK Perkuat Budaya Antikorupsi dan Tata Kelola Perusahaan
Pos Indonesia menargetkan Coaching Clinic PosAja UMKM mampu mempercepat adopsi teknologi digital, meningkatkan pemanfaatan layanan PosAja UMKM, serta memperkuat ekosistem digital yang memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Ke depan, Pos Indonesia akan terus memperluas kolaborasi dengan kementerian, lembaga, pemerintah daerah, komunitas, dan berbagai mitra strategis untuk menghadirkan program pendampingan yang berkelanjutan.
"Upaya ini diharapkan semakin mendorong UMKM Indonesia naik kelas melalui pemanfaatan teknologi digital sehingga mampu bersaing di pasar nasional maupun global,"pungkasnya
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Saepulloh
Editor: Fajar Sulaiman