Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Dongkrak Lapangan Baru, Investasi Semester I 2026 Serap 1,44 Juta Tenaga Kerja

        Dongkrak Lapangan Baru, Investasi Semester I 2026 Serap 1,44 Juta Tenaga Kerja Kredit Foto: Istihanah
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat lonjakan penyerapan tenaga kerja pada semester I 2026 seiring meningkatnya realisasi investasi yang mencapai Rp1.010,6 triliun. Nilai investasi tersebut tumbuh 7,2 persen secara tahunan (year on year/yoy).

        Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, mengatakan pada semester I 2026, investasi yang masuk mampu menyerap 1.44 juta tenaga kerja atau meningkat sekitar 15 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

        "Dan yang paling penting adalah kita bisa lihat di sini penyerapan tenaga kerjaannya itu mencapai 1.448.862 orang atau kurang lebih peningkatan 15% dibandingkan tahun sebelumnya," kata Rosan dalam konferensi pers di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (16/7/2026).

        Dari total investasi, kontribusi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) tercatat hampir seimbang. PMDN mencapai Rp502,9 triliun atau sekitar 49,8 persen dari total investasi, sementara PMA sedikit lebih tinggi dengan nilai Rp507,6 triliun.

        Meski porsinya berimbang, tren pertumbuhan keduanya berbeda. Investasi asing meningkat 17,3 persen dibandingkan semester I 2025 yang sebesar Rp432,6 triliun. Sebaliknya, investasi domestik sedikit menurun dari Rp510,3 triliun pada periode yang sama tahun lalu menjadi Rp502,9 triliun.

        Secara geografis, realisasi investasi juga tersebar relatif merata antara Pulau Jawa dan luar Jawa. Investasi di Pulau Jawa tercatat sebesar Rp502,8 triliun atau 49,8 persen dari total investasi, meningkat 7,7 persen secara tahunan. 

        Baca Juga: Prabowo Groundbreaking Proyek LNG Abadi Masela, Investasi Rp340 Triliun Siap Dimulai

        Baca Juga: Realisasi Investasi Semester I-2026 Tembus Rp1.010,6 Triliun

        Sementara itu, investasi di luar Jawa mencapai Rp507,8 triliun atau sekitar 50,2 persen dari total, naik 6,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

        Selanjutnya, berdasarkan negara asal investasi, Singapura masih menjadi investor terbesar di Indonesia dengan nilai investasi mencapai US$8,8 miliar. Posisi berikutnya ditempati Hong Kong sebesar US$7,8 miliar, Tiongkok US$3,9 miliar, Jepang US$1,9 miliar, dan Amerika Serikat sebesar US$1,7 miliar.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Cita Auliana
        Editor: Dwi Aditya Putra

        Bagikan Artikel: