Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Minat Kerja ke Luar Negeri? Dedi Mulyadi Bakal Gratiskan Biaya dan Pelatihannya

        Minat Kerja ke Luar Negeri? Dedi Mulyadi Bakal Gratiskan Biaya dan Pelatihannya Kredit Foto: Biro Adpim Setda Pemdaprov Jabar
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menanggung biaya pelatihan bagi calon pekerja migran sebelum diberangkatkan ke luar negeri. Kebijakan itu diharapkan menghapus beban biaya yang selama ini kerap membuat warga harus menjual kebun atau sawah demi memperoleh pekerjaan di luar negeri.

        "Biayanya akan disiapkan oleh Pemerintah Jawa Barat. Biar nanti tidak lagi mereka harus jual kebun, jual sawah, demi pergi ke luar negeri," tegas Dedi.

        Komitmen tersebut disampaikan Dedi saat meninjau balai pelatihan calon pekerja migran yang akan diberangkatkan ke Taiwan di Gadog, Kabupaten Bogor, Selasa (21/7/2026).

        Menurut Dedi, pemerintah daerah akan menyiapkan pelatihan untuk membekali calon pekerja migran dengan keterampilan yang sesuai sekaligus memastikan mereka berangkat melalui jalur resmi sehingga memperoleh perlindungan yang lebih baik selama bekerja di luar negeri.

        Dedi menambahkan, balai pelatihan calon pekerja migran tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada pertengahan atau akhir September 2026.

        Dalam kunjungannya, Dedi mendapat penjelasan bahwa durasi pelatihan bervariasi, mulai dari satu hingga enam bulan, bergantung pada jenis pekerjaan yang akan dijalani. Selain pelatihan keterampilan, peserta juga akan mendapatkan pembelajaran bahasa Mandarin sebagai bekal bekerja di Taiwan.

        Baca Juga: Tak Tertangani Medis, Ini Sikap Dedi Mulyadi Soal ODGJ di Jawa Barat

        "Nanti anak-anak yang memiliki minat untuk bekerja di luar negeri agar bekerjanya memiliki sertifikat pendidikan yang cukup terlindungi dari sisi undang-undang ketenagakerjaan," katanya.

        Pemprov Jawa Barat juga menargetkan mengirim ratusan calon pekerja migran setiap bulan untuk mengikuti pelatihan tersebut. Dengan target itu, jumlah peserta yang mendapatkan pelatihan diproyeksikan mencapai ribuan orang setiap tahun.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Amry Nur Hidayat
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: