Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Kesal Indonesia Sudah Hancur, Ada yang Ingin Bikin Jokowi 'Berdarah-Darah' Gegara Polemik Ijazah

        Kesal Indonesia Sudah Hancur, Ada yang Ingin Bikin Jokowi 'Berdarah-Darah' Gegara Polemik Ijazah Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Polemik Ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) kembali menjadi sorotan menyusul ancaman kontroversial dari Tersangka Kasus Dugaan Fitnah ke Jokowi, Rustam Effendi. Ia mengklaim bahwa memiliki informasi baru terkait asal-usul dokumen yang dipersoalkan, sekaligus mengeluarkan ancaman verbal kepada Jokowi.

        Rustam mengatakan pihaknya akan menghadirkan seseorang yang disebut mengetahui proses pembuatan dokumen yang diperdebatkannya dengan Jokowi. Menurutnya, kehadiran saksi kunci ini akan membuat mantan presiden itu merasa malu.

        Baca Juga: Di Balik Kejutan Berani Kaesang, Skenario 'Karpet Merah untuk Gibran' Tengah Disiapkan oleh Jokowi

        "Kalau kita bertarung, nanti kita dorong orang itu biar dia itu mukanya berdarah-darah. Menangis darah biar dipermalukan kepada seluruh rakyat di Indonesia," ujar Rustam, dikutip Selasa (28/7/2026).

        Menurut Rustam, langkah tersebut dilakukan agar masyarakat mengetahui versi yang diyakininya mengenai polemik ijazah Jokowi. Ia tidak ingin ada politikus yang memiliki sikap seperti mantan presiden itu di masa depan.

        "Supaya tidak ada lagi presiden macam dia yang pembohong ini, yang merusak bangsa ini, menghancurkan bangsa ini," tegasnya.

        Adapun Rustam kembali mengulang klaim bahwa dirinya memperoleh informasi dari seseorang yang disebut sebagai sumber primer mengenai asal-usul dokumen yang dipersoalkan.

        Ia meyakini ijazah yang diperdebatkan dibuat menjelang pencalonan Jokowi dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam Pemilihan Gubernur DKI Jakarta. Namun, klaim tersebut hingga kini belum dibuktikan dalam proses hukum.

        Rustam juga kembali mempertanyakan foto yang terdapat pada dokumen tersebut. Menurut penilaiannya, terdapat sejumlah perbedaan ciri fisik yang disebutnya tidak sesuai dengan Jokowi.

        "Dan sok menyatakan ijazah itu asli, padahal palsu, seribu persen palsu," ujarnya.

        Baca Juga: Di Balik Majunya Kaesang, Jokowi Manfaatkan Celah 'Miskalkulasi' Prabowo: Ketika Ada Penurunan...

        Hingga saat ini, polemik mengenai keaslian ijazah mantan presiden itu masih menjadi bagian dari proses hukum yang berlangsung antara Rustam dan Jokowi. Belum ada putusan pengadilan yang menyatakan kebenaran atas klaim-klaim yang disampaikan Rustam.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Aldi Ginastiar
        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: