Di Balik Kejutan Berani Kaesang, Skenario 'Karpet Merah untuk Gibran' Tengah Disiapkan oleh Jokowi
Kredit Foto: Istimewa
Keputusan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) dinilai bukan sekadar langkah politik biasa. Di balik keputusan tersebut, pengamat melihat adanya strategi jangka panjang yang berkaitan dengan masa depan politik Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Dikutip Senin (27/7/2026), Pengamat Politik dan Ekonomi Heru Subagia menilai langkah politikus muda merupakan bagian dari desain politik yang lebih besar. Menurutnya, Keluarga Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) sedang membangun fondasi kekuatan politik yang akan berpengaruh pada kontestasi nasional lima tahun mendatang.
Baca Juga: Di Balik Penyerahan Kasus Eks Jampidsus Febrie ke Kejaksaan: Polisi Jadi Bulan-bulanan...
Heru mengatakan, keputusan memasuki arena politik legislatif di salah satu daerah pemilihan paling strategis tidak hanya bertujuan memperkuat posisi partai politikus muda itu di parlemen, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan pengaruh politik keluarga dari Jokowi.
"Ketika ada penurunan kepuasan publik terhadap efektivitas program pemerintah, di situ ada celah potensial yang bisa diambil oleh jaringandari Jokowi. PSI juga dapat memposisikan diri sebagai penyambung lidah publik untuk mengisi ruang ekspektasi masyarakat," ujar Heru.
Menurutnya, dinamika politik nasional belakangan ini membuka peluang baru bagi mereka untuk memperluas basis dukungan masyarakat. Salah satu faktor yang dinilai berpengaruh adalah fluktuasi tingkat kepuasan publik terhadap efektivitas sejumlah program pemerintahan dari Prabowo Subianto.
Ia menilai momentum tersebut dapat dimanfaatkan untuk menjaga citra politik Gibran. Selain itu, ia juga menjadi momentum untuk memperkuat eksistensi dari PSI.
Heru juga menyebut seluruh aktivitas politik mantan presiden itu dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan pola yang konsisten dan saling berkaitan. Menurutnya, strategi itu tidak hanya berorientasi pada kemenangan jangka pendek, tetapi juga diarahkan untuk membangun infrastruktur politik yang lebih kuat dalam menghadapi pemilihan presiden mendatang.
Ia memandang setidaknya terdapat dua sasaran utama yang sedang dipersiapkan secara sistematis. Pertama, membangun jalan politik atau "karpet merah" bagi Gibran Rakabuming Raka. Dia ingin dipastikan agar memiliki modal politik yang semakin matang untuk menghadapi kontestasi Pilpres 2029.
Kedua, mentransformasikan Kaesang Pangarep. Anak Jokowi itu perlu menjadi figur politik nasional sekaligus membawa partainya menjadi kekuatan baru di parlemen melalui penguasaan daerah-daerah pemilihan strategis, khususnya di Jawa Tengah.
Kaesang sendiri di Dapil V Jawa Tengah. Heru menilai strategi itu bukan hanya soal mengejar kursi legislatif, tetapi juga berupaya membangun simbol kekuatan politik baru di wilayah yang selama ini identik dengan basis dukungan keluarga dari Jokowi.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan investasi politik jangka panjang yang saling melengkapi antara kepentingan partai dan regenerasi kepemimpinan nasional.
Baca Juga: Kasus Ijazah Jokowi Berakhir Tanpa Pembuktian, Ahmad Khozinudin: Ternyata Tidak Semua Pahlawan...
"Kerja politik ini sangat rapi. Menyiapkan Gibran untuk kepemimpinan nasional di 2029. Menjadikan Kaesang dan partainya sebagai kekuatan politik baru yang diperhitungkan secara nasional," tutur Heru Subagia.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: