- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
Indosat (ISAT) Raup Laba Rp4,3 Triliun, Pendapatan Seluler Jadi Penopang
Kredit Foto: Istimewa
PT Indosat Tbk (ISAT) mencetak laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp4,31 triliun pada semester I-2026, naik 84,5% dari peroleh Rp2,33 triliun di periode yang sama tahun 2025.
Berdasarkan laporan keuangan yang diterbikan Indosat, Selasa (28/7/2026), perolehan laba yang diraup perseroan karena adanya kenaikan pendapatan dan penghasilan (beban) operasional lain-lain yang diimbangi oleh kenaikan beban penyelenggaraan jasa, penyusutan dan amortisasi, karyawan, pemasaran, umum, dan administrasi, dan beban lain-lain bersih.
Pendapatan perseroan menjadi Rp30,65 triliun di kuartal II-2026, atau naik 13,1% dari porsi Rp27,11 triliun pada kuartal II-2025. Pendapatan banyak dating dari selular yang mencapai Rp25,52 triliun, lalu diikuti oleh MIDI Rp4,69 triliun, dan telekomunikasi tetap Rp431,9 miliar.
Di pos beban-beban mengalami peningkatan, yakni dari Rp21,92 triliun menjadi Rp22,91 triliun. Terdiri dari beban penyelenggaraan jasa Rp12,6 triliun, penyusutan dan amorifikasi Rp8,30 triliun, beban karyawan Rp2,18 trilin, beban pemasaran Rp823,87 miliar, beban umum dan administrasi Rp442,57 miliar, serta beban-beban yang lainnya.
Baca Juga: Penjualan Naik 7,05%, Unilever Indonesia (UNVR) Raup Cuan Rp2,97 triliun
Baca Juga: Laba Emiten Sawit Haji Isam PGUN Anjlok 46,72% pada Semester I-2026
Baca Juga: Penjualan Tembus Rp1 Triliun, Laba Bersih Fore Kopi Naik 34% pada Semester I-2026
Dari sisi neraca, total aset Indosat hingga 30 Juni 2026 mencapai Rp138,31 triliun, naik 16,6% dibandingkan posisi akhir 2025 sebesar Rp118,63 triliun.
Di saat yang sama, liabilitas menjadi Rp98,21 triliun, naik dari porsi Rp79,12 triliun pada akhir 2025. Sedangkan ekuitas juga naik dari Rp39,5 triliun menjadi Rp40,09 triliun.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dian Ihsan
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: