Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Ferry Latuhihin Sindir Purbaya: Bertahan Karena Lobi, Bukan Kapasitas!

        Ferry Latuhihin Sindir Purbaya: Bertahan Karena Lobi, Bukan Kapasitas! Kredit Foto: Dok. Kemenkeu
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Ekonom senior Ferry Latuhihin mencurigai Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mampu bertahan di kabinet bukan karena kapasitas, melainkan karena lobi politik.

        Menurut Ferry, Purbaya tidak memahami mekanisme ekonomi sehingga tidak tepat memimpin Kementerian Keuangan di tengah kondisi ekonomi Indonesia yang sedang terpuruk. 

        Ia mengaku sejak awal menolak penunjukan Purbaya sebagai pengganti Sri Mulyani, karena sudah mengenal rekam jejaknya sejak tahun 2000 ketika sama-sama di Danareksa Institute.

        “Dia tidak paham ekonomi sama sekali,” kata Ferry dikutip dari kanal YouTube miliknya, Kamis (6/8).

        Sebagai contoh, Ferry menyoroti kebijakan Purbaya yang memindahkan saldo anggaran lebih (SAL) ke bank-bank Himbara. Menurutnya, langkah itu keliru karena dilakukan saat perbankan justru kelebihan likuiditas dengan kredit menganggur mencapai Rp2.735 triliun. 

        “Tiba-tiba dia mengambil SAL dari BI Rp275 triliun untuk dituangkan ke dalam Himbara. Maksudnya adalah katanya untuk menurunkan suku bunga. Ini pun dia tidak paham,” katanya.

        Purbaya sebelumnya berdalih kebijakan tersebut bertujuan memperkuat likuiditas, menekan biaya dana, dan mendorong penyaluran kredit. Namun Ferry menilai masalah kredit macet bukan semata soal bunga, melainkan outlook ekonomi yang suram.

        “Tidak penting suku bunga selama margin mereka masih bisa menutupi suku bunga,” kata Ferry.

        Baca Juga: Purbaya Bantah, Ferry Balik Sentil: Menteri Keuangan Kekanak-kanakan!

        Karena itu, Ferry menegaskan kembali bahwa Purbaya sebaiknya diganti dengan ekonom yang benar-benar menguasai mekanisme ekonomi. Ia bahkan menduga Purbaya bisa bertahan di kabinet karena pandai melobi petinggi.

        “Saya khawatir Purbaya memang jago melobi-lobi para petinggi supaya dia bertahan sebagai Menteri Keuangan,” tandasnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: