Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Emiten Happy Hapsoro UANG Makin Boncos, Rugi Bersih Melonjak 52%

        Emiten Happy Hapsoro UANG Makin Boncos, Rugi Bersih Melonjak 52% Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Pakuan Tbk (UANG) membukukan rugi bersih sebesar Rp37,79 miliar hingga akhir Juni 2026, meningkat 51,64% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencatat rugi Rp24,92 miliar.

        Mengutip keterbukaan informasi BEI, Kamis (6/8/2026), sejalan dengan meningkatnya kerugian yang dialami emiten milik Happy Hapsoro ini, membuat rugi per saham dasar juga bertambah menjadi Rp31,23, lebih besar dibandingkan Rp20,59 pada semester I-2025.

        Penurunan kinerja terutama dipengaruhi melemahnya pendapatan. Penjualan tercatat sebesar Rp24,68 miliar, merosot 52,3% dibandingkan Rp51,75 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

        Di sisi lain, beban pokok penjualan berhasil ditekan menjadi Rp11,66 miliar dari sebelumnya Rp24,99 miliar. Meski demikian, laba kotor tetap turun tajam 51,32% menjadi Rp13,02 miliar, dibandingkan Rp26,75 miliar pada semester I-2025.

        Dari sisi operasional, beban penjualan meningkat menjadi Rp12,94 miliar dari Rp8,82 miliar. Sementara itu, beban umum dan administrasi berhasil ditekan menjadi Rp43,8 miliar dari Rp48,43 miliar, sedangkan beban pajak final turun menjadi Rp1,13 miliar dari Rp1,59 miliar.

        Akibatnya, rugi usaha membengkak menjadi Rp44,86 miliar, dibandingkan rugi usaha Rp32,1 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

        Kontribusi pendapatan jasa manajemen tercatat stabil di level Rp5,1 miliar. Sedangkan pendapatan sewa meningkat menjadi Rp3,08 miliar dari Rp2,5 miliar. Sebaliknya, pendapatan bunga turun tajam menjadi Rp928 juta dari Rp2,55 miliar.

        Emiten UANG juga membukukan bagian rugi dari entitas asosiasi sebesar Rp1,27 miliar, lebih rendah dibandingkan Rp3,17 miliar pada tahun sebelumnya. Namun, beban keuangan meningkat menjadi Rp8,8 miliar dari Rp5,47 miliar, sehingga rugi sebelum pajak melebar menjadi Rp48,05 miliar dari Rp31,82 miliar.

        Baca Juga: Lepas 250 Juta Saham BUVA, Happy Hapsoro Kantongi Dana Rp250 Miliar

        Baca Juga: BUVA Rights Issue Rp1,54 Triliun, Happy Hapsoro Kawal sebagai Pembeli Siaga

        Baca Juga: Aguan Makin Tajir? Laba PANI Tembus Rp1,7 Triliun dalam Enam Bulan

        Dari sisi neraca, total aset perseroan turun menjadi Rp1,86 triliun hingga akhir Juni 2026, dibandingkan posisi akhir 2025 sebesar Rp2,13 triliun. Total ekuitas juga menyusut menjadi Rp519,18 miliar dari Rp768,07 miliar, sementara total liabilitas turun tipis menjadi Rp1,34 triliun dari Rp1,36 triliun.

        Kinerja Saham UANG

        Meski kinerja keuangan masih tertekan, pergerakan saham UANG justru menunjukkan tren positif. Pada perdagangan Rabu (5/8/2026), saham UANG ditutup menguat 2,86% atau naik 70 poin ke level Rp2.520.

        Dalam lima hari perdagangan terakhir, saham UANG telah naik 12,5% atau 280 poin dari posisi Rp2.240 pada 30 Juli 2026. Bahkan dalam sebulan terakhir, saham ini menguat sekitar 20,57% atau bertambah 430 poin dari level Rp2.090 pada 6 Juli 2026.

        Di perdagangan Kamis (6/8/2026), saham UANG melemah 2,4% atau 60 poin ke level Rp2.640 per saham. Namun, saham UANG sempat tinggi ke level RP2.550 per saham di hari ini.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Dian Ihsan
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: