Eks Wamenkumham: Jokowi Harus Belajar Banyak dari Gibran Soal Keberanian Menunjukkan Ijazah
Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Mantan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham) Denny Indrayana melontarkan pernyataan yang menarik perhatian saat membandingkan sikap dari Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Hal ini terkait polemik dokumen pendidikan atau ijazah keduanya di Indonesia.
Menurut Denny, apabila politikus muda itu berani memperlihatkan ijazah bachelor of science miliknya kepada publik, maka semestinya menunjukkan dokumen pendidikan menengah bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan ayahnya, yakni Jokowi.
Baca Juga: Jokowi Mesti Buktikan Keaslian Ijazah Sebelum Kasus Roy Suryo-Dokter Tifa Berlanjut, Kata Mahfud MD
"Ijazah S1 Bachelor of Science saja mas wapres berani tunjukkan, saya haqqul yakin, menunjukkan ijazah yang lebih rendah, mestinya lebih mudah. Untuk soal berani menunjukkan ijazah asli ini; Ayahanda Jokowi harus belajar banyak dari Mas Wapres," ujar Denny Indrayana, dikutip Jumat (7/8/2026).
Denny sendiri saat ini tengah menyoroti ijazah milik Gibran. Ia mengaku hingga kini belum pernah melihat ijazah sekolah menengah atas milik politikus muda itu. Karena itu, ia meminta wakil presiden memperlihatkan ijazah, sertifikat atau surat kelulusan dari UTS Insearch.
Menurut Denny, informasi yang diketahuinya terkait dengan ijazah wakil presiden saat ini hanya berupa Surat Keterangan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tertanggal 6 Agustus 2019. Gibran dalam surat itu dinyatakan telah menyelesaikan Grade 12 di UTS Insearch. Ia juga disebut memiliki kompetensi setara lulusan SMK di Indonesia.
Namun, ia menilai surat tersebut berbeda dengan keputusan penyetaraan ijazah yang secara formal menjadi dasar pemenuhan syarat pendidikan. Dalam pandangannya, keterbukaan mengenai dokumen pendidikan akan membantu mengakhiri polemik yang terus berkembang di ruang publik.
Adapun Ijazah Jokowi sendiri masih menjadi perdebatan terkait dengan keasliannya. Sebelumnya, Universitas Gadjah Mada (UGM) menyatakan bahwa ijazah mantan presiden itu asli dan sesuai dengan data akademik yang dimiliki oleh kampus terkait.
Baca Juga: Akui Suka Bikin Blusukan Jadi Konten, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Saya Memang Selalu Bawa Kamera...
Namun banyak pihak meragukan hal tersebut menyusul keengganan kampus itu membuka terang ijazah milik mantan presiden itu, seperti Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma (Dokter Tifa).
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: