Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Pentolan Survei Sebut Tak Heran Elektabilitas Dedi Mulyadi Melesat Jauh, 'Sudah Sejak Tahun Lalu'

        Pentolan Survei Sebut Tak Heran Elektabilitas Dedi Mulyadi Melesat Jauh, 'Sudah Sejak Tahun Lalu' Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengaku tak heran jika elektabilitas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melesat bahkan mengalahkan Prabowo Subianto.

        Melalui akun X miliknya, pentolan atau polster senior itu mengatakan kemunculan Dedi Mulyadi sebagai figur alternatif dalam bursa calon presiden sebenarnya sudah terdeteksi sejak tahun lalu.

        "Sebenarnya sejak Juni tahun lalu sudah terdeteksi KDM muncul sebagai alternatif," kata Burhanuddin.

        KDM merupakan singkatan yang kerap digunakan untuk menyebut Dedi Mulyadi.

        Untuk diketahui, berdasarkan hasil survei SMRC ini menunjukkan posisi Dedi Mulyadi semakin menonjol dalam simulasi calon presiden, meski Pemilu Presiden 2029 masih berada beberapa tahun lagi.

        Survei dengan simulasi semi terbuka memungkinkan responden memilih nama yang tersedia sekaligus memberikan pilihan lain di luar daftar yang telah disediakan peneliti.

        Hasil survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berada di posisi teratas dalam simulasi semi terbuka calon presiden. Elektabilitas Dedi bahkan tercatat lebih tinggi dibanding Presiden Prabowo Subianto.

        Survei nasional tersebut dilakukan pada 5-19 Juli 2026. Dalam simulasi semi terbuka, Dedi Mulyadi memperoleh tingkat keterpilihan sebesar 35 persen.

        Sementara itu, Prabowo Subianto berada di posisi kedua dengan elektabilitas 14,5 persen. Anies Baswedan menempati posisi ketiga dengan 8,2 persen, disusul Gibran Rakabuming Raka sebesar 7,7 persen.

        Berikutnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memperoleh 4,9 persen, Ganjar Pranowo 4,2 persen, dan Mahfud MD sebesar 4 persen. Adapun responden yang belum menentukan pilihan atau tidak memberikan jawaban mencapai 12,8 persen.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ferry Hidayat
        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: