Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Prabowo Angkat Telepon Saat Rapat Karhutla, Minta Bantuan Segera Dikirim ke Kalteng

        Prabowo Angkat Telepon Saat Rapat Karhutla, Minta Bantuan Segera Dikirim ke Kalteng Kredit Foto: BPMI Setpres
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Presiden Prabowo Subianto mengangkat telepon saat memimpin rapat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Sabtu (22/8/2026). Dalam percakapan tersebut, Prabowo meminta bantuan untuk penanganan karhutla segera dikirim ke Kalimantan Tengah.

        Momen itu terlihat dalam siaran YouTube Sekretariat Presiden. Prabowo beberapa kali terdengar meminta agar pengiriman bantuan dipercepat.

        "Kirim segera ke Kalimantan Tengah," ucap Prabowo.

        Belum diketahui siapa pihak yang dihubungi Prabowo melalui telepon tersebut. Momen Presiden menerima telepon juga terlihat lebih dari satu kali selama rapat berlangsung.

        Dalam rapat itu, Prabowo menerima paparan mengenai kondisi terbaru karhutla dari pejabat BPBD Kalimantan Tengah. Sejumlah pejabat pemerintah dan aparat keamanan turut hadir untuk membahas penanganan kebakaran.

        Rapat tersebut dihadiri Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, dan Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo.

        Sebelum tiba di Palangkaraya, Prabowo lebih dulu mengunjungi Pontianak, Kalimantan Barat. Di sana, Presiden memimpin rapat serupa sekaligus meninjau langsung lokasi karhutla.

        Baca Juga: Tengah Diselidiki Jadi Pemicu Karhutla, Izin 4 Perusahaan Terancam Dicabut

        Prabowo kemudian menginstruksikan penguatan operasi penanganan karhutla di Kalimantan Barat. Salah satu instruksinya ialah menambah tiga batalyon TNI atau sekitar 1.500 personel dari luar Kalimantan.

        Personel tambahan tersebut mulai didatangkan pada Sabtu hingga Minggu (23/8/2026) pagi. Penambahan pasukan diharapkan memperkuat penanganan karhutla di wilayah Kalimantan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Christian Andy
        Editor: Christian Andy

        Bagikan Artikel: