Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Rektor Ova: UGM Tak Mau Berkomentar Soal Ijazah yang Kini di Tangan Jokowi

        Rektor Ova: UGM Tak Mau Berkomentar Soal Ijazah yang Kini di Tangan Jokowi Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Polemik Ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) kembali menyentuh Universitas Gadjah Mada (UGM). Namun pihak kampus menegaskan pihaknya memilih tidak ikut masuk terlalu jauh dalam perdebatan mengenai bentuk fisik ijazah yang kini berada di tangan Jokowi.

        Rektor Universitas Gadjah Mada Prof. Ova Emilia menegaskan universitas tidak ingin memberikan komentar mengenai dokumen fisik ijazah yang berada di tangan alumninya tersebut. Menurutnya, posisi kampusnya dalam persoalan ini perlu dibedakan antara riwayat pendidikan seorang mahasiswa dan keberadaan dokumen ijazah setelah diserahkan kepada yang bersangkutan.

        Baca Juga: Pakar: Dalam Kasus Ijazah Palsu Itu, Itu Adalah Kepentingan Pribadi Pak Jokowi di Atas Negara...

        “Oleh karena itu, Universitas Gadjah Mada ini ya kita tidak mau berkomentar terkait dengan ijazah, a piece of paper, yang sudah ada di yang bersangkutan,” ujar Ova, dikutip Senin (24/8/2026).

        Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak bisa memberikan penjelasan soal gambar ijazah mantan presiden itu yang tampil dalam berbagai unggahan, yang selama ini menjadi salah satu titik perdebatan dalam polemik mengenai ijazah Jokowi.

        Ova menjelaskan bahwa ijazah merupakan dokumen yang diberikan universitas kepada mahasiswa setelah menyelesaikan seluruh proses pendidikan dan mengikuti prosesi wisuda.

        Untuk Jokowi, pihaknya menyatakan dokumen ijazah telah diserahkan setelah politikus itu menyelesaikan pendidikan di Fakultas Kehutanan. Penyerahan tersebut berlangsung dalam momentum wisuda pada 1985.

        Setelah dokumen diberikan kepada alumni, keberadaan serta kondisi fisik ijazah tersebut tidak lagi berada dalam kendali universitas. Karena itu, Ova menilai kampus tidak memiliki dasar untuk memberikan penilaian terhadap dokumen fisik yang saat ini berada di tangan Jokowi.

        Kasus Ijazah Jokowi sendiri belum menemukan titik terang dengan belum adanya kepastian mengenai keaslian ijazah dari Jokowi. 

        Namun Jokowi telah menyatakan kesiapan untuk menunjukkan dokumen pendidikan yang dimilikinya dalam sidang tuduhan ijazah palsu miliknya. Tidak hanya ijazah perguruan tinggi, ia menyebut siap memperlihatkan dokumen pendidikan sejak tingkat sekolah dasar hingga pendidikan tinggi.

        Baca Juga: Update Kasus Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Merasa Tersudutkan oleh SEMA No 3/2026

        “Hadir, saya sudah sampaikan, saya akan hadir membawa ijazah SD, SMP, SMA, dan yang S1 yang sekarang di Kejaksaan, semuanya akan kita tunjukkan,” tegas Jokowi.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Aldi Ginastiar
        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: