Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Tarif Rp5.000 Jadi Senjata LRT Kelapa Gading-Manggarai Goda Warga Tinggalkan Kendaraan Pribadi

        Tarif Rp5.000 Jadi Senjata LRT Kelapa Gading-Manggarai Goda Warga Tinggalkan Kendaraan Pribadi Kredit Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Tarif sementara Rp5.000 menjadi salah satu daya tarik LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai untuk menggaet masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi publik. Kebijakan tarif tersebut dinilai dapat menjadi momentum untuk mengubah kebiasaan perjalanan warga, khususnya dari kawasan Kelapa Gading menuju pusat Jakarta.

        Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino menyambut baik kesiapan operasional rute baru tersebut. Menurutnya, keberadaan LRT hingga Manggarai dapat menjadi alternatif perjalanan bagi masyarakat sekaligus membantu mengurangi beban kendaraan pribadi di jalan raya.

        “Kami menyambut baik beroperasinya LRT hingga Manggarai. Ini akan menjadi alternatif transportasi yang penting dan kami harapkan mampu mengurangi beban kendaraan pribadi, khususnya dari Kelapa Gading menuju pusat kota,” kata Wibi kepada wartawan, Selasa (25/8/2026).

        Menurut Wibi, harga Rp5.000 cukup ideal untuk mendorong masyarakat mencoba layanan LRT. Tarif tersebut berlaku sementara hingga Oktober 2026 sehingga dapat menjadi kesempatan bagi operator untuk memperkenalkan rute baru kepada calon pengguna.

        “Tarif sementara Rp5.000 menurut kami cukup ideal untuk menarik masyarakat beralih ke transportasi publik,” ujarnya.

        Namun, tantangan berikutnya adalah mempertahankan minat masyarakat setelah tarif sementara tersebut berakhir. Wibi berharap tarif reguler nantinya tetap berada pada tingkat yang terjangkau sehingga masyarakat tidak kembali memilih kendaraan pribadi karena pertimbangan biaya.

        Selain harga tiket, Wibi menilai integrasi antarmoda menjadi faktor penting agar LRT benar-benar menjadi pilihan utama masyarakat. Ia berharap layanan tersebut dapat terhubung secara efektif dengan berbagai moda transportasi publik yang sudah lebih dulu digunakan warga Jakarta.

        “Ke depan, penetapan tarif harus tetap terjangkau dan terintegrasi dengan TransJakarta, MRT, maupun KRL,” kata Wibi.

        Baca Juga: HUT ke-81 RI, Tarif TransJakarta, MRT, dan LRT Jakarta Jadi Rp8 pada 17 Agustus

        Rute Kelapa Gading-Manggarai memiliki panjang sekitar 12,2 kilometer dengan 11 stasiun. Kehadiran Stasiun LRT Manggarai menjadi salah satu nilai strategis karena kawasan tersebut dipersiapkan sebagai simpul integrasi dengan TransJakarta, KRL Commuter Line, dan Kereta Api Bandara.

        Dengan konektivitas tersebut, perjalanan menggunakan LRT tidak hanya berhenti di Manggarai. Pengguna dapat melanjutkan perjalanan menggunakan moda transportasi lain untuk mencapai berbagai kawasan di Jakarta dan sekitarnya.

        LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai dijadwalkan beroperasi penuh mulai 26 Agustus 2026. Layanan tersebut akan beroperasi setiap hari mulai pukul 05.00 hingga 24.00 WIB.

        Operasional rute baru ini sekaligus menjadi ujian bagi transportasi publik Jakarta dalam menarik pengguna kendaraan pribadi. Tarif Rp5.000 dapat menjadi pemicu awal, tetapi keterjangkauan tarif reguler dan kemudahan perpindahan antarmoda akan menentukan apakah masyarakat benar-benar meninggalkan kendaraan pribadi.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Wahyu Pratama

        Bagikan Artikel: