Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Desil 9-10 Bakal Dilarang Beli Pertalite? Ini Kata Purbaya

        Desil 9-10 Bakal Dilarang Beli Pertalite? Ini Kata Purbaya Kredit Foto: ChatGPT/Al Musthafa Gustar's
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, merespons terkait renacana pelarangan desil untuk pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) bensin pertalite untuk desil 9-10. 

        Purbaya berujar, pemerintah masih mempersiapkan sistem terkait rencana pembatasan penyaluran BBM Pertalite berdasarkan kelompok desil masyarakat. 

        “Kita lihat kondisi seperti apa yang kebanyakan dari masyarakat. Tapi kita semua siapkan sistemnya,” kata Purbaya dalam wawancara, Rabu (26/08/2026). 

        Menurutnya, penerapan kebijakan tersebut akan dilakukan setelah sistem yang digunakan pemerintah siap. Pemerintah tidak ingin kebijakan pembatasan BBM diterapkan secara terburu-buru. 

        “Nanti kalau sudah siap ya sudah kita jalankan,” singkatnya. 

        Purbaya juga menegaskan, penerapan pembatasan berdasarkan desil tidak akan serta-merta berlaku sama kepada seluruh masyarakat. Pemerintah akan mempertimbangkan kondisi tertentu yang ditemukan di lapangan. 

        “Kalau yang gitu kan pasti nggak semuanya. Beberapa orang kalau ada masalah kita... kita akan handle case-by-case,” jelas Purbayam 

        Baca Juga: Purbaya Kejar Perbaikan Data Desil, Target Lebih Rapih di Tahun Depan

        Baca Juga: Purbaya Mulai Ambil Alih Pengelolaan Whoosh pada September 2026

        Ia menambahkan, pemerintah masih menunggu data sosial ekonomi terbaru sebelum mengambil langkah lebih lanjut terkait penerapan kebijakan tersebut. 

        Purbaya menilai, kesiapan data menjadi salah satu faktor penting sebelum kebijakan pembatasan pertalite berdasarkan desil diterapkan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Aryo Hadi Wibowo
        Editor: Dwi Aditya Putra

        Bagikan Artikel: