Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        BEI Masukkan BDKR dalam Daftar Saham HSC, Kini Totalnya Ada 57 Emiten

        BEI Masukkan BDKR dalam Daftar Saham HSC, Kini Totalnya Ada 57 Emiten Kredit Foto: Uswah Hasanah
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR) sebagai salah satu emiten dengan status High Shareholding Concentration (HSC) atau memiliki konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi.

        Penetapan tersebut tercantum dalam pengumuman BEI yang ditandatangani Direktur BEI Yulianto Aji Sadono bersama Direktur KSEI Eqy Essiqy.

        Aji menegaskan, masuknya suatu saham ke dalam daftar HSC tidak otomatis berarti emiten atau pemegang sahamnya melakukan pelanggaran di bidang pasar modal.

        "Pengumuman HSC ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku di bidang pasar modal," ujar Aji dalam keterangannya, Kamis (27/8/2026).

        Berdasarkan metodologi penentuan HSC yang memperhitungkan struktur kepemilikan saham dalam bentuk warkat maupun tanpa warkat per 21 Agustus 2026, kepemilikan saham BDKR tercatat sangat terkonsentrasi. Sejumlah pemegang saham tertentu secara agregat menguasai 94,95% saham BDKR dari total saham yang beredar.

        Dengan demikian, hanya sebagian kecil saham BDKR yang berada di luar kelompok pemegang saham tersebut. Kondisi inilah yang menjadi dasar pencantuman BDKR dalam daftar emiten dengan konsentrasi kepemilikan saham tinggi.

        Baca Juga: Saham Emiten Bakrie (MDIA) Jadi Sorotan BEI, Berstatus HSC hingga Kena Suspensi

        Baca Juga: Low Tuck Kwong Buka Peluang Lepas Saham BYAN, Rumor Akuisisi Haji Isam Menguat

        Baca Juga: Terungkap! Asal-usul Grup Djarum Kuasai 10,86% Saham Emiten Bakrie

        Di pasar saham, kinerja BDKR juga masih berada dalam tekanan. Pada perdagangan Rabu (26/8/2026), saham BDKR ditutup turun 1 poin atau 0,63% ke level Rp159 per saham. Jika dihitung sejak awal tahun atau secara year to date (ytd), saham BDKR telah terkoreksi sebesar 8,62%.

        Dengan masuknya BDKR, jumlah emiten yang tercatat memiliki status HSC di BEI kini mencapai 57 perusahaan, berikut daftarnya:

        1. PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) - 99,99%
        2. PT DCI Indonesia Tbk (DCII) - 99,96%
        3. PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI) - 99,95%
        4. PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) - 99,95%
        5. PT Golden Flower Tbk (POLU) - 99,94%
        6. PT Soho Global Health Tbk (SOHO) - 99,93%
        7. PT Bank Permata Tbk (BNLI) - 99,92%
        8. PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI) - 99,91%
        9. PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK) - 99,85%
        10. PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY) - 99,84%
        11. PT Bank SMBC Indonesia Tbk (BTPN) - 99,78%
        12. PT FAP Agri Tbk (FAPA) - 99,77%
        13. PT Ifishdeco Tbk (IFSH) - 99,77%
        14. PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR) - 99,58%
        15. PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) - 99,42%
        16. PT Cemindo Gemilang Tbk (CMNT) - 99,41%
        17. PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) - 99,24%
        18. PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (LIFE) - 99,21%
        19. PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) - 99,14%
        20. PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) - 98,90%
        21. PT Prima Andalan Mandiri Tbk (MCOL) - 98,62%
        22. PT Bayan Resources Tbk (BYAN) - 98,50%
        23. PT Hoffmen Cleanindo Tbk (KING) - 98,40%
        24. PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) - 98,35%
        25. PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) - 98,06%
        26. PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) - 98,03%
        27. PT Samator Indo Gas Tbk (AGII) - 97,75%
        28. PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII) - 97,62%
        29. PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG) - 97,35%
        30. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) - 97,31%
        31. PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) - 97,21%
        32. PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI) - 97,02%
        33. PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) - 96,70%
        34. PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM) - 96,09%
        35. PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV) - 95,94%
        36. PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) - 95,82%
        37. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) - 95,76%
        38. PT Bank Mega Tbk (MEGA) - 95,68%
        39. PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA) - 95,65%
        40. PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) - 95,35%
        41. PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) - 95,08%
        42. PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) - 95,00%
        43. PT Siantar Top Tbk (STTP) - 94,95%
        44. PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) - 94,79%
        45. PT Kota Satu Properti Tbk (SATU) - 94,27%
        46. PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) - 94,10%
        47. PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) - 93,83%
        48. PT Mahkota Group Tbk (MGRO) - 93,76%
        49. PT MD Entertainment Tbk (FILM) - 92,98%
        50. PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) - 92,71%
        51. PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) - 96,64%
        52. PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) - 99,32%
        53. PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) - 98,21%
        54. PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP) - 95,45%
        55. PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) - 93,89%
        56. PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) - 94,31%
        57. PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR) - 94,95%

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Dian Ihsan
        Editor: Dian Ihsan

        Bagikan Artikel: