Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Menaker Dorong Training Center PTDI Jadi Role Model SDM Industri Global

        Menaker Dorong Training Center PTDI Jadi Role Model SDM Industri Global Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
        Warta Ekonomi, Bandung -

        BANDUNG, – Kebutuhan industri dirgantara terhadap tenaga kerja dengan kompetensi spesifik dan standar internasional mendorong penguatan sistem pelatihan yang semakin terintegrasi dengan kebutuhan industri.

        Langkah ini dinilai penting agar pengembangan sumber daya manusia (SDM) tidak hanya menghasilkan tenaga kerja terampil, tetapi juga mampu memenuhi standar industri global.

        Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI Yassierli mendorong Dirgantara Indonesia Training Center milik PT Dirgantara Indonesia (Persero) atau PTDI menjadi role model pusat pelatihan industri yang mengintegrasikan kebutuhan dunia usaha di dalam negeri dengan standar industri internasional.

        Harapan tersebut disampaikan Yassierli saat meresmikan Dirgantara Indonesia Training Center dalam rangkaian puncak peringatan HUT ke-50 PTDI. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti sebagai simbol dimulainya pemanfaatan fasilitas tersebut untuk pengembangan kompetensi SDM.

        "Saya berharap Dirgantara Indonesia Training Center ini dapat menjadi role model pusat pelatihan terintegrasi antara industri dalam dan luar negeri, dengan modul kurikulum yang paling up-to-date, serta menghasilkan lulusan yang diakui tidak hanya secara nasional tetapi juga internasional," ujar Yassierli di Bandung, Sabtu (28/8/2026)

        Menurutnya, pusat pelatihan berbasis industri memiliki posisi strategis dalam menjawab perubahan kebutuhan kompetensi tenaga kerja.

        "Kurikulum yang mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan industri diharapkan dapat memperkuat daya saing tenaga kerja Indonesia di pasar global,"ujarnya

        Adapun, Direktur Utama PTDI Gita Amperiawan mengatakan keberadaan Dirgantara Indonesia Training Center menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat kesiapan SDM seiring dengan perkembangan industri dirgantara.

        "Peresmian Dirgantara Indonesia Training Center hari ini menandakan bahwa di samping kesiapan teknis, kami juga siap mencetak dan menyiapkan SDM berkualitas," kata Gita.

        Sejak soft launching pada Januari 2024, pusat pelatihan tersebut telah menyelenggarakan 17 jenis pelatihan dengan 140 peserta. Dari jumlah tersebut, sebanyak 60 orang saat ini berada di Korea Selatan untuk mendukung kebutuhan mitra strategis PTDI melalui Strategic Cooperation Agreement dengan Korean Aerospace Industries (KAI).

        Pengalaman tersebut menjadi bagian dari upaya PTDI membangun sistem pelatihan yang tidak hanya berorientasi pada kebutuhan internal, tetapi juga terhubung dengan kebutuhan industri dan mitra global.

        PTDI juga menyiapkan perubahan pola pengelolaan pelatihan dan sertifikasi. Kualifikasi serta sertifikasi yang sebelumnya dilakukan di luar negeri ditargetkan dapat dilakukan secara internal melalui fasilitas Dirgantara Indonesia Training Center.

        Perubahan tersebut berpotensi memberikan dampak terhadap efisiensi biaya sekaligus membuka sumber pendapatan baru bagi perusahaan.

        "Ke depan, kebutuhan kualifikasi dan sertifikasi yang sebelumnya dilakukan di luar negeri akan kami lakukan secara in-house di PTDI. Dari yang tadinya merupakan spending money, kini kami harapkan dapat menjadi potensi pendapatan (revenue stream) bagi perusahaan," ujar Gita.

        Dengan demikian, Training Center tidak hanya diposisikan sebagai fasilitas pengembangan kompetensi karyawan, tetapi juga berpotensi menjadi bagian dari pengembangan bisnis PTDI melalui penyediaan jasa pelatihan dan sertifikasi.

        Sementara itu, pengembangan Training Center tersebut berjalan beriringan dengan perluasan kerja sama PTDI dengan sejumlah mitra. Dalam momentum HUT ke-50, PTDI menandatangani kerja sama strategis dengan PT Falah Inovasi Teknologi, PT Samson Tiara, PT Inti Steel Sejahtera, INA, Inc., dan AMMROC.

        Kerja sama tersebut mencakup pengembangan teknologi digital, fasilitas dan jasa training, Global Training Provider, hingga Technical Rectification C295.

        Langkah tersebut memperkuat arah PTDI untuk membangun ekosistem industri yang menghubungkan pengembangan teknologi, peningkatan kompetensi SDM, dan kebutuhan pasar global.

        Selain pengembangan SDM, PTDI dalam rangkaian HUT ke-50 juga menjalankan sejumlah program lain, termasuk pemberdayaan UMKM melalui penyerahan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Sertifikat Halal kepada UMKM binaan.

        Di bidang ketahanan pangan, PTDI menandatangani komitmen bersama dengan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat, Paguyuban Pasundan, serta PT Santana Manggala Karya untuk memperkuat pengembangan sorgum bersama mitra di Jawa Barat.

        PTDI juga mendukung program pendidikan "DI Goes to School" dan Edutainment, perbaikan dua ruang kelas SD 187 Lanuma Husein bersama Defend ID, serta penghijauan melalui penanaman 50 bibit pohon.

        Dukungan lainnya diberikan kepada Tim Antasena Institut Teknologi Surabaya (ITS) melalui pengembangan komponen mobil hidrogen yang dipersiapkan untuk mengikuti kompetisi di Eropa pada 2027.

        Baca Juga: Dapat BPJS hingga Saku Setara UMK, Kemnaker Buka Magang Nasional 2026 Batch 2 pada September

        Pada kesempatan yang sama, rangkaian peringatan HUT ke-50 PTDI sendiri mengusung tema "Golden Legacy, Global Horizon: Menjaga Kedaulatan Bangsa, Mengangkasa di Panggung Dunia."

        Bagi PTDI, penguatan SDM menjadi bagian penting dari strategi perusahaan untuk menjaga keberlanjutan industri dirgantara nasional sekaligus meningkatkan kemampuan bersaing di tingkat internasional.

        Jika pengembangan kurikulum, sertifikasi, dan jejaring industri dapat terus diperluas, Dirgantara Indonesia Training Center berpeluang berkembang dari pusat pelatihan internal menjadi pusat pengembangan kompetensi dirgantara yang memiliki standar dan jangkauan lebih luas.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Rahmat Saepulloh
        Editor: Istihanah

        Bagikan Artikel: