Kredit Foto: Pertamina
Bagi sebuah organisasi, komunikasi tidak hanya dilakukan kepada pihak ekternal. Hal yang tak kalah pentingnya adalah bagaimana organisasi mengelola komunikasi internalnya. Sebagai lokasi studi banding, PR INDONESIA menggelar program Corporate Communication Experience dengan mengunjungi PT Pertamina (Persero) di Jakarta, Rabu (9/9).
Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi para praktisi corporate communication dan Public Relations dari berbagai BUMN serta perusahaan swasta untuk mempelajari langsung praktik komunikasi internal yang diterapkan Pertamina.
Kunjungan tersebut secara khusus membahas bagaimana Pertamina mengelola komunikasi internal bagi lebih dari 43.000 pekerja, sekaligus membangun hubungan dan kepercayaan antara perusahaan dengan pekerja.
Founder & CEO PR INDONESIA Group Asmono Wikan menyampaikan alasan mengapa Pertamina dijadikan tujuan studi banding. Menurutnya, Pertamina dinilai konsisten mengembangkan praktik komunikasi internal yang berdampak bagi perusahaan.
Lebih lanjut dia mengatakan bahwa forum yang secara khusus membahas praktik terbaik komunikasi internal masih relatif jarang dilakukan di Indonesia.
"Dari sekian banyak perusahaan di Indonesia, Pertamina adalah satu dari sedikit yang benar-benar mampu melakukan berbagai praktik tentang internal communication yang sangat berdampak. Melalui program-program yang sangat terukur, Pertamina berhasil meningkatkan soliditas internal karyawan menjadi sebuah orkestra yang dipimpin oleh tim komunikasinya," ujar Asmono.
Ia menilai praktik komunikasi internal yang diterapkan Pertamina layak menjadi bahan studi sekaligus benchmark bagi para praktisi komunikasi di perusahaan lain.
"Ketika teman-teman kembali ke kantor masing-masing, mereka bisa mengambil insight dari Pertamina ini untuk kemudian dimodifikasi dan diterapkan," tambahnya.
Baca Juga: Penjualan Pertamax Green Naik 267%, Pertamina Siapkan Perluasan Bioetanol
Sementara itu, Manager Internal Communication Pertamina, Sarah, menjelaskan bahwa salah satu fokus utama komunikasi internal Pertamina adalah membangun kepercayaan di kalangan pekerja.
"Acara hari ini Pertamina menerima kunjungan dari rombongan PR INDONESIA. Kita di sini memberikan sharing tentang seluk-beluk corporate communication dan terutama bagaimana membangun kepercayaan dari pekerja, khususnya dari komunikasi internal. Jadi kita berbagi pengalaman bagaimana mengelola hubungan antara perusahaan dan pekerja itu sendiri," kata Sarah.
Di tempat terpisah, VP Corporate Comunication Pertamina Muhammad Baron menjelaskan bahwa pengelolaan komunikasi internal bagi Pertamina sama pentingnya dengan mengelola komunikasi ke eksternal.
"Sebagai organisasi yang sangat besar, dan berumur panjang, Pertamina tentu perlu memastikan seluruh pekerjanya berada dalam 1 tujuan. Tujuan itu hanya bisa dicapai bila pekerja sebagai salah satu pemangku kepentingan dapat dikelola dengan baik, salah satunya melalui program-program komunikasi internal," ujar Baron.
Baron juga menjelaskan bahwa kegiatan komunikasi internal tidak lagi sebatas even-even korporat dilaksanakan, namun lebih pada bagaimana pesan komunikasi Perusahaan dapat tersampaikan dengan baik, dikelola dengan baik dan pada akhirnya memberikan dampak positif bagi perusahaan.
"Komunikasi internal bukan hanya sekedar even, tapi pada penyampaian pesan yang dimengerti, dipahami dan berdampak positif bagi Perusahaan," tutup Baron.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Istihanah
Editor: Istihanah
Tag Terkait: