Amien Rais: Nasihat Ringan untuk Prabowo, Jangan Ditelan Semua Laporan dari Anak Buah
Kredit Foto: Instagram/Amien Rais
Presiden Prabowo Subianto mendapat nasihat langsung dari Amien Rais terkait informasi yang diterimanya dari jajaran pemerintahan. Amien mengingatkan Prabowo agar tidak begitu saja mempercayai seluruh laporan dari bawahannya karena informasi yang sampai ke meja presiden belum tentu menggambarkan kondisi sebenarnya.
"Nasihat ringan saya untuk Mas Prabowo, jangan ditelan semua laporan dari seluruh anak buah," kata Amien dalam kanal Youtube pribadinya, dikutip Jumat (11/9/2026).
"Saya perhatikan hampir pidato Prabowo diawali dengan kata-kata berdasarkan laporan yang saya terima," ujarnya.
Menurut Amien, laporan dari jajaran bawah dapat dipengaruhi budaya birokrasi yang ingin membuat pimpinan merasa nyaman dengan kondisi pemerintahan.
Baca Juga: PSI: Anak Muda Bernama Gibran Sering Diejek, tapi 1 Hal yang Mereka Lupakan...
"Mas Prabowo sudah paham betul bahwa laporan dari bawah tentu bernuansa budaya yang menyenangkan, bahkan meninabobokkan," ucapnya.
Mantan Ketua MPR itu kemudian memberikan gambaran mengenai jenis laporan yang menurutnya berpotensi membuat pemimpin terlena. Salah satunya adalah laporan yang menggambarkan tingginya kebanggaan masyarakat terhadap kepemimpinan Prabowo.
"Laporan itu pasti menyenangkan, misalnya seluruh rakyat bangga Bapak jadi Presiden. Di perkotaan, pedesaan, bahkan tempat-tempat terpencil. Nama Bapak harum dan seterusnya," ujarnya.
Karena itu, Amien meminta Prabowo lebih kritis ketika menerima informasi dari jajaran pemerintahannya. Menurut dia, kondisi di dalam laporan perlu dibandingkan dengan kenyataan yang benar-benar terjadi di lapangan.
Baca Juga: Dokter Tifa: Pilihan Politik Saya Jelas, Mendukung Prabowo dan Menolak...
Selain mengingatkan soal laporan bawahan, Amien juga meminta Prabowo melakukan introspeksi terhadap kinerja pemerintahannya. Ia menyinggung dinamika elektabilitas Prabowo yang menurutnya patut menjadi bahan evaluasi.
"Maaf Presiden Prabowo bila elektabilitas Presiden terus merosot dan sudah disalib Gubernur Jawa Barat, Pak KDM, Pak Kang Dedi Mulyadi, harusnya Prabowo segera mawas diri," ungkap Amien.
Kritik Amien kemudian melebar ke persoalan oligarki. Ia menilai Prabowo belum berhasil menghadapi kekuatan politik dan ekonomi yang menurutnya masih memiliki pengaruh terhadap pemerintahan.
"Setelah hampir dua tahun berkuasa, Prabowo gagal menaklukkan oligarki. Sebaliknya oligarki yang justru menaklukkan Prabowo," lanjutnya.
Menurut Amien, sejumlah persoalan nasional membutuhkan respons yang cepat dan tegas. Ia mengingatkan gaya kepemimpinan yang dinilainya maju-mundur dapat memengaruhi efektivitas pemerintahan.
"Perlu penanganan yang tegas dan cepat dengan kepemimpinan Prabowo yang maju-mundur, gojak-gajak. Bisa-bisa Indonesia justru makin terburuk," ujarnya.
Tak berhenti di situ, Amien juga mendesak Prabowo mempertimbangkan perombakan kabinet. Ia mempertanyakan kapan sejumlah menteri yang menurutnya masih memiliki kedekatan dengan pemerintahan Presiden ke-7 Joko Widodo akan diganti.
"Ngomong-ngomong kapan separuh kabinet menteri-menteri yang sedang berusaha menggunting Anda dalam lipatan segera Anda reshuffle?" kata Amien.
"Seluruh menteri yang ditanamkan Jokowi itu sunyam melawan Anda, menggunting dalam lipatan tadi. Jadi para gangster dari Solo itu punya target politik tunggal yakni hancur dan gagalkan Pemerintahan Prabowo," lanjut Amien.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: