Kredit Foto: Ist
Penjualan kendaraan diesel GWM Indonesia mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah sempat terdampak kenaikan harga yang cukup signifikan pada April 2026.
Chief Executive Officer (CEO) GWM Indonesia Bagus Susanto mengatakan kondisi tersebut sempat memberikan tekanan terhadap pasar kendaraan diesel, termasuk produk GWM Tank 300 dan Tank 500.
“Ketika di bulan April tiba-tiba ada kenaikan harga yang signifikan, market diesel ini agak terkejut. Industri semua model diesel juga agak terkejut,” kata Bagus saat peluncuran GWM Wey G9 Hi4 di BCA Expo, Tangerang, Jumat (11/9/2026).
Meski demikian, menurut dia, penjualan kendaraan diesel GWM mulai kembali menunjukkan perbaikan dalam beberapa waktu terakhir.
Bagus menyebut penjualan GWM Tank pada bulan terakhir mencapai sekitar 185 unit, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang berada di kisaran 125 unit.
“Perlahan saya pikir sudah mulai menunjukkan recovery. Di bulan lalu kita total menjual 185 kalau tidak salah, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya 125,” ujarnya.
Dengan demikian, berdasarkan angka yang disampaikan Bagus, penjualan tersebut meningkat sekitar 48 persen secara bulanan. Namun, angka tersebut masih perlu dikonfirmasi berdasarkan data penjualan resmi GWM Indonesia.
Bagus mengatakan kontribusi penjualan GWM saat ini masih banyak ditopang oleh lini Tank bermesin diesel, baik Tank 300 maupun Tank 500.
“Kontribusi penjualan utama kita justru dari Tank diesel. Apakah itu Tank 300 maupun Tank 500,” kata dia.
Menurut Bagus, karakteristik kebutuhan konsumen di Indonesia membuat kendaraan dengan beragam pilihan powertrain masih memiliki pasar masing-masing. Konsumen di Jakarta dan kota-kota besar, misalnya, mulai memiliki ketertarikan terhadap kendaraan listrik. Sementara itu, kendaraan diesel masih memiliki ceruk pasar tersendiri, terutama di daerah.
“Kalau di Jakarta memang sebagian besar sekarang trennya sedang mobil listrik. Tetapi kalau di daerah-daerah mungkin mereka ada mobil listrik, juga diesel,” ujarnya.
Baca Juga: GWM Wey G9 Hi4 Resmi Masuk Indonesia, Harga Tembus Rp1,3 Miliar
Baca Juga: Wuling Bawa Aira ev dan Deretan Mobil Listrik di BCA Expo 2026
Baca Juga: Mobil China Sudah Banjiri Pasar, DPR Tantang Kemenperin Bangun Mobil Listrik Nasional
GWM pun memilih mempertahankan beragam pilihan teknologi penggerak di pasar Indonesia. Selain diesel, perusahaan juga menawarkan kendaraan berbasis mesin bensin, hybrid, mobil listrik berbasis baterai, hingga plug-in hybrid.
Strategi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya GWM menyesuaikan produk dengan kebutuhan konsumen yang berbeda-beda di setiap wilayah.
Di tengah pemulihan pasar diesel tersebut, GWM juga terus memperluas portofolio produknya. Terbaru, perusahaan memperkenalkan GWM Wey G9 Hi4 dengan teknologi plug-in hybrid (PHEV) yang menyasar konsumen yang menginginkan efisiensi kendaraan listrik tetapi tetap membutuhkan fleksibilitas untuk perjalanan jarak jauh.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Dian Ihsan
Tag Terkait: