Kembangkan Kawasan Kesehatan dan TOD, JIEP Siapkan Ekspansi Bisnis hingga 2030
Kredit Foto: Istimewa
PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (Perseroda) menyiapkan arah baru pengembangan bisnis hingga 2030. Langkah tersebut ditandai dengan pengesahan Rencana Bisnis Perseroda 2026-2030 dan penugasan pengembangan Kawasan Kesehatan Terpadu (KKT).
Kedua agenda tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT JIEP yang digelar di Kantor Badan Pembinaan BUMD Provinsi DKI Jakarta, Senin (14/9/2026).
Direktur Utama PT JIEP Dharma Satriadi mengatakan, Rencana Bisnis Perseroda 2026-2030 akan menjadi peta jalan perusahaan dalam menghadapi peluang dan tantangan usaha ke depan.
“RUPSLB hari ini menjadi momentum penting bagi PT JIEP untuk memperkuat arah strategis dan pengembangan usaha ke depan. Melalui Rencana Bisnis Perseroda 2026-2030, kami menyiapkan langkah-langkah yang lebih terarah dalam menghadapi peluang sekaligus tantangan yang akan dihadapi perusahaan,” ujar Dharma.
Melalui rencana tersebut, PT JIEP akan menata prioritas pengembangan, termasuk melakukan diversifikasi usaha yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Strategi itu juga diarahkan agar perusahaan lebih adaptif terhadap perubahan kebutuhan pasar, perkembangan teknologi, serta tuntutan keberlanjutan usaha.
Salah satu agenda pengembangan yang mendapat mandat dari pemegang saham adalah Kawasan Kesehatan Terpadu. Pengembangan KKT disebut selaras dengan arah RKA 2026, RPJMD DKI Jakarta dalam mendukung pengembangan rumah sakit berstandar internasional, serta Pilar Expand ONE Danareksa.
Penugasan tersebut memperluas peran PT JIEP tidak hanya sebagai pengelola dan pengembang kawasan industri, tetapi juga sebagai bagian dari pembangunan infrastruktur strategis di Jakarta.
“KKT diharapkan dapat membuka peluang pengembangan ekosistem kesehatan yang terintegrasi, sekaligus memperluas peran perusahaan dalam mendukung pembangunan kota dan penyediaan infrastruktur strategis,” demikian uraian perusahaan.
Penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) juga dilakukan untuk mengakomodasi perluasan kegiatan perusahaan sesuai mandat pemegang saham.
Dharma menegaskan, implementasi rencana bisnis dan penugasan pengembangan KKT akan dilakukan dengan mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
“Seluruh langkah implementasi Rencana Bisnis Perusahaan maupun realisasi penugasan pengembangan Kawasan Kesehatan Terpadu akan kami jalankan dengan mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik, agar setiap keputusan dan langkah usaha dapat dipertanggungjawabkan kepada seluruh pemangku kepentingan,” tegasnya.
Selain KKT, PT JIEP juga menyiapkan inisiatif rezoning kawasan sebagai bagian dari strategi pengembangan Kawasan Industri Pulogadung (KIP).
Rencana tersebut mencakup perencanaan awal pembebasan lahan, pengembangan kawasan berbasis Transit Oriented Development (TOD), serta usulan integrasi jaringan transportasi LRT dan MRT dengan kawasan.
PT JIEP juga mengembangkan konsep dry port yang terintegrasi dengan jaringan transportasi kereta. Integrasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan nilai strategis kawasan, memperkuat efisiensi mobilitas, serta membuka peluang pengembangan ekosistem bisnis dan logistik yang lebih terintegrasi.
Baca Juga: Lepas Ekspansi ke Semarang, Pasar Kendaraan Listrik Jadi Incaran
RUPSLB PT JIEP dipimpin Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta Suharini Eliawati. Rapat turut dihadiri Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Yustinus Prastowo, Direktur Utama PT Danareksa (Persero) Ngurah Wirawan, serta Kepala Badan Pembinaan BUMD Provinsi DKI Jakarta Syaefuloh Hidayat.
Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut memperkuat sinergi antara PT JIEP, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan holding BUMN Danareksa dalam mengawal agenda strategis perusahaan.
PT JIEP menyatakan agenda tersebut diharapkan memperkuat fondasi perusahaan sekaligus membuka peluang pertumbuhan dan menciptakan nilai berkelanjutan. Perusahaan juga menegaskan komitmennya menjalankan mandat sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Jakarta melalui pengembangan usaha yang berkelanjutan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: