Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        BP Tapera Siapkan Akad Massal 71.000 Rumah Subsidi di Jawa Timur pada Desember 2026

        BP Tapera Siapkan Akad Massal 71.000 Rumah Subsidi di Jawa Timur pada Desember 2026 Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        BP Tapera menyiapkan sekitar 71.000 unit rumah subsidi untuk akad massal pada Desember 2026. Kegiatan yang direncanakan berlangsung di Jawa Timur ini akan mencakup rumah tapak dan rumah susun subsidi.

        Langkah tersebut dilakukan untuk memperluas pilihan hunian terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sekaligus mendorong percepatan penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) hingga akhir tahun.

        Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho mengatakan pihaknya terus mempercepat berbagai langkah strategis, termasuk memperkuat koordinasi dengan pemangku kepentingan dan memperluas pilihan hunian bagi MBR.

        Salah satunya dengan menindaklanjuti Keputusan Menteri PKP Nomor 1721/KPTS/M/2026 terkait rumah susun subsidi. BP Tapera telah mengundang pengembang rumah susun untuk mengunggah produk mereka ke aplikasi Sistem Informasi Kumpulan Pengembang (SiKumbang).

        “Kami menindaklanjuti arahan Menteri PKP melalui berbagai langkah percepatan, termasuk implementasi Kepmen PKP Nomor 1721 Tahun 2026. BP Tapera telah mengundang para pengembang rumah susun untuk mengunggah produknya ke aplikasi SiKumbang,” ujar Heru dalam pernyataan tertulis, Selasa (22/9/2026).

        Heru menambahkan, percepatan juga dilakukan melalui rencana akad massal pada Desember yang mencakup rumah tapak dan rumah susun subsidi.

        Baca Juga: Maruarar Ingin Bantuan Rumah Tepat Sasaran, Dua Profil Penerima Jadi Kunci

        Baca Juga: Kementerian PKP Percepat Bedah Rumah 2026, Targetkan 400 Ribu Unit Terealisasi

        Baca Juga: Kementerian PKP Kekurangan Rp94,23 Triliun untuk Bangun 2 Juta Rumah

        Hingga 21 September 2026, penyaluran FLPP tercatat mencapai 154.034 unit atau sekitar 44% dari target 350.000 unit tahun ini. Artinya, masih ada sekitar 196.000 unit yang perlu dikejar dalam waktu sekitar tiga bulan hingga akhir tahun.

        Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait pun mendorong BP Tapera melakukan evaluasi dan pembenahan untuk mempercepat pencapaian target tersebut.

        “Dengan sisa waktu hingga akhir tahun, BP Tapera harus melakukan evaluasi dan pembenahan secara menyeluruh, terutama dalam meningkatkan kualitas SDM. Saya ingin jajaran BP Tapera mampu menghadirkan inovasi, menyelesaikan berbagai hambatan, dan bekerja lebih optimal agar target penyaluran rumah subsidi tahun 2026 dapat tercapai,” ujar Maruarar.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Maulandy Rizky Bayu Kencana
        Editor: Dian Ihsan

        Bagikan Artikel: