Dari kiri: Rinatania Anggraeni Fajriani, Executive Director EVIDENT Institute; Abdul Luky Shofiul Azmi, Director of Law EVIDENT Institute; dan Rijadh Djatu Winardi, Director of Economics EVIDENT Institute berbincang bersama di sela pemaparan bertajuk Kaleidoskop Kebohongan Publik 2025 dan Tantangan 2026: Pola Isu, Target, dan Medium Persebaran di Jakarta, Selasa (6/1/2026). Evident Institute menilai Disinformasi, Fitnah, dan Kebencian (FKD) pada tahun 2026 berpotensi digunakan secara sistematis untuk menghambat eksekusi kebijakan dan program strategis negara terutama pada momen fiskal krusial.