- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
Bursa Eropa Flat, Reli Saham Terhenti Menyusul Kewaspadaan Terhadap Data Ekonomi
Kredit Foto: Reuters
Bursa Eropa ditutup mendatar pada perdagangan di Rabu (7/1). Ia mengakhiri rangkaian penutupan rekor setelah investor menahan diri untuk mencerna perkembangan terbaru terkait Amerika Serikat dan Venezuela.
Dilansir dari Reuters, Kamis (8/1), Indeks Stoxx 600 ditutup stagnan di 604,99. Hal ini terjadi sehari setelah bursa saham itu mencatatkan rekor penutupan tertinggi sepanjang masa.
Baca Juga: BBEI Buka Suara Pelepasan Saham BACA oleh Bank of Singapore
Meski pasar secara umum masih relatif tenang menghadapi meningkatnya risiko geopolitik, kehati-hatian investor meningkat setelah menyusul kesepakatan dari Amerika Serikat dan Venezuela. Keduanya sepakat untuk mengimpor minyak mentah senilai US$2 miliar dari Caracas.
“Kita melihat bukan kehati-hatian penuh, tetapi lebih kepada jeda dalam reli, seiring investor terus menimbang perkembangan geopolitik,” kata Analis Pasar Senior City Index, Fiona Cincotta.
“Ada unsur kehati-hatian terkait langkah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump,” tambahnya.
Investor juga mencermati serangkaian data ekonomi. Inflasi zona euro melambat ke dua persen bulan lalu, menutup tahun yang relatif jinak bagi tekanan harga di Uni Eropa. Namun investor masih memperdebatkan dampak tertunda dari tarif, stimulus ekonomi serta ketegangan geopolitik yang kembali meningkat.
Data inflasi yang lebih lunak tersebut mendorong penguatan pada saham-saham yang sensitif terhadap suku bunga.
Investor global juga mencerna data ekonomi dari Amerika Serikat. Jumlah lowongan kerja turun lebih besar dari perkiraan pada November. Sementara laporan terpisah menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja sektor swasta melambat pada Desember.
Baca Juga: Lepas Saham DEWA, Investor Ini Kantongi Cuan Rp232,4 Miliar
Di Jerman, tingkat pengangguran naik lebih kecil dari perkiraan pada Desember. Sementara penjualan ritel justru turun secara tak terduga pada November. Di Prancis, data menunjukkan kepercayaan konsumen meningkat pada Desember.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait:
Advertisement