Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Manager Bidang Teknik PT PLN (Persero) Wilayah Nusa Tenggara Timur Taufik Hidayat mengatakan pengelola pembangkit listrik dari kapal (marine vessel power plant-MVPP) berkapasitas 60 MW telah melakukan uji coba pasokan daya listrik ke sistem Kupang.
"Uji coba pasokan daya listrik dari MVPP sudah dilakukan pada Jumat (30/12) siang hingga Pkl 20.30 Wita," katanya dalam keterangan tulisnya di Kupang, Sabtu.
Dia mengatakan, proses uji coba pasokan listrik harus dilakukan pada saat beban puncak karena salah satu syarat uji coba harus dalam kondisi berbeban.
Akibatnya, sempat terjadi pemadaman listrik di beberapa titik di Kota Kupang dan sekitarnya untuk beberapa lama namun sudah teratasi.
Taufik mengatakan, upaya uji coba itu mendesak dilakukan agar bisa memastikan kebutuhan listrik lebih memadai di Kota Kupang dan sekitarnya menjelang penutupan tahun 2016.
Untuk itulah, PLN meminta manajemen MVPP melakukan uji coba pembangkit di kapal terhubung ke sistem Kupang. Meskipun dalam uji coba itu beberapa kali belum sempurna sehingga perlu disempurnakan kembali.
Tahap awal tambahan daya yang disalurkan dari MVPP sebesar 20 MW dan terus meningkat sehingga ditargetkan pada akhir bulan Januari 2017 akan beroperasi secara maksimal.
Dia mengatakan, mulai Jumat tengah malam proses uji coba sudah selesai dilakukan dan sudah beroperasi secara komersial karena target waktu pengoperasian sudah lewat beberapa hari.
"Sekarang daya listrik dari MVPP sudah beroperasi secara komersial karena COD (Commercial Operation Date)-nya tanggal 22 Desember 2016," katanya.
Pembangkit kapal MVPP asal Turki tersebut dikontrak PLN selama lima tahun dengan kapasitas daya 60 MW plus persediaan daya cadangannya 60 MW.
Kapal tersebut ditempatkan di Bolok, Kupang barat, untuk memperkuat sistem kelistrikan di Pulau Timor, dan nantinya akan ditambah daya pembangkit PLTU IPP Bolok 16,5x2 MW yang ditargetkan beroperasi sekitar Maret 2017.
Pengoperasian MVPP tersebut sudah diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo dalam kunjungannya ke Kota Kupang, ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur, Rabu (28/12).(Ant)
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Boyke P. Siregar
Tag Terkait: