Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

PLN Kebut Akses Listrik untuk 484 Desa di Timur Indonesia

PLN Kebut Akses Listrik untuk 484 Desa di Timur Indonesia Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Perusahaan Listrik Negara ( PLN) Persero mengungkapkan sudah mendistribusikan listrik di 96 desa untuk wilayah Papua dan Papua Barat, serta sebanyak 34 desa untuk wilayah Maluku dan Maluku Utara sepanjang 2016. Sementara, di tahun ini PLN menargetkan akan melistriki sebanyak 484 desa di wilayah Papua dan Papua Barat dan wilayah Maluku dan Maluku Utara. Rinciannya 365 desa untuk wilayah Papua dan Papua Barat, sedangkan 119 desa untuk wilayah Maluku dan Maluku Utara .

Direktur Bisnis Regional Maluku dan Papua Haryanto WS, mengatakan jumlah ini akan terus meningkat sejalan dengan komitmen PLN menyukseskan program ?Menuju Maluku Papua Terang 2020?. Jumlah desa yang sudah mendapatkan akses listrik tersebut mengalami kenaikan yang cukup tinggi jika dibandingkan dengan tahun 2015.

??PLN berkonsentrasi untuk mempercepat program listrik desa, hal ini juga sejalan dengan nafas pemerintah untuk pemenuhan kebutuhan kelistrikan seluruh masyarakat,? ujar Haryanto.

Ia mengatakan tantangan terbesar dalam melistriki desa di Regional Maluku dan Papua, yakni kondisi geografis yang berat terdiri dari pegunungan dan kepulauan, banyaknya daerah terisolasi, minimnya akses transportasi karena banyaknya lahan berupa hutan dan rawa serta cuaca yang ekstrim.

Selain itu, di kuartal pertama 2017 ini, PLN juga telah berhasil mengoperasikan Marine Vessel Power Plant (MVPP) Yasin Bey 60 Megawatt (MW) yang menyuplai listrik untuk sistem Ambon. Masuknya pembangkit listrik apung ini menjadi bukti komitmen PLN dalam memenuhi kebutuhan listrik warga Ambon.

?Adanya penambahan ini artinya Maluku saat ini memiliki cadangan daya sebesar lebih kurang 70 MW. Dengan cadangan daya ini maka terbuka luas kesempatan bagi para investor untuk mengembangkan bisnisnya di Ambon, sehingga bisa meningkatkan perekonomian warga setempat. Untuk itu, PLN akan melakukan pemasaran secara agresif,? tambah Haryanto.

Sementara itu, terkait program 35.000 MW, Regional Maluku dan Papua mendapatkan alokasi sebanyak 1.000 MW dengan perincian sebagai berikut Proyek Selesai/COD : 46,5 MW, konstruksi: 180 MW, Pengadaan: 260 MW, dan Perencanaan: 560 MW.

Untuk pembangunan transmisi, PLN Regional Maluku dan Papua telah berhasil menyelesaikan sepanjang 274 kilometer sirkit (kms) dan sebanyak 100 Mega Volt Ampere (MVA) gardu induk telah berhasil diselesaikan.

?Tantangan terbesar yang kami alami dalam pembangunan ini, yakni perizinan dan pembebasan lahan. Tentunya dengan dukungan dan bantuan dari pemerintah setempat, stakeholders serta peran masyarakat, kami yakin masalah ini akan segera teratasi,? tutup dia.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Boyke P. Siregar
Editor: Hafit Yudi Suprobo

Bagikan Artikel: