Kredit Foto: Antara/Wahyu Putro A
Peserta Aksi 67 berangsur memadati Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (6/7/2018) sebelum melakukan demonstrasi seusai salat Jumat ke beberapa titik di ibukota.
Peserta aksi yang menyebut gerakannya sebagai Aksi Umat Bersatu Tegakkan Keadilan itu akan melakukan unjuk rasa ke Kantor Bareskrim Polri dan Kantor Kemendagri guna mengajukan sejumlah tuntutan seusai salat Jumat, sekitar pukul 13.00 WIB.
Beberapa tuntutan Aksi 67 itu seperti mendesak Presiden Joko Widodo mengganti Pejabat Gubermur Jawa Barat, Mochammad Iriawan.
Massa juga menyuarakan penolakan pemberhentian kasus (SP3) Sukmawati Soekarnoputri yang dianggap melecehkan Islam.
Aksi itu juga menuntut pengusutan kasus Viktor Laiksodat yang dianggap menghina Islam sebagaimana dilakukan akademisi Ade Armando.
Massa yang berdatangan ke Istiqlal itu sebelum salat Jumat. Kedatangan mereka berasal dari berbagai penjuru dengan berjalan kaki, naik kendaraan pribadi, maupun angkutan umum.
Sebelumnya, terkait aksi itu Kabid Humas Polda Metro Jaya, R. Prabowo Argo Yuwono, mengimbau masyarakat untuk melakukan aktivitas seperti biasa kendati ada Aksi 67.
Kepolisian, kata dia, telah melakukan rekayasa lalu lintas sehingga kepadatan arus kendaraan di sekitar lokasi aksi itu bisa dikurangi agar tidak memicu kemacetan luar biasa.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Editor: Ratih Rahayu
Tag Terkait: